Sabtu, 20 Desember 2014
Follow Us: Facebook twitter
Bangga Miliki Rumah Radakng
Headline
Rumah adat Dayak 'Radakng' - (Foto: Facebook)
Oleh: media kalimantan
sindikasi - Rabu, 3 Juli 2013 | 03:46 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Pontianak - Rumah adat Dayak terbesar di Kalimantan 'Radakng' diresmikan Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH. Dihadiri ratusan undangan, baik lokal hingga luar negeri, rumah adat yang memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter itu akan menjadi pusat budaya masyarakat, terutama bagi suku adat Dayak Kalbar.

Peresmian tersebut sekaligus juga menandai dibukanya pekan Gawai Dayak ke-XXVIII tahun 2013. Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH, mengungkapkan, Radakng tidak saja menjadi pusat pengembangan budaya tapi menjadi pusat masyarakat dalam menyalurkan aspirasi seni dan budaya kreatif.

"Jadi rumah adat ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan budaya yang positif. Pemerintah sudah mengakomodir kegiatan kebudayaan untuk mengenal lebih dekat setiap budaya yang ada. Apalagi, Radakng dibangun di kawasan kampung budaya. Tidak hanya membangun rumah adat Dayak tapi juga rumah adat Melayu," paparnya.

Pembangunan kampung budaya ini untuk memusatkan segala bentuk kegiatan budaya Kalbar. "Kita ingin pusat budaya ini juga menjadi ajang perekonomian bagi masyarakat," ucap Gubernur.

Gubernur Cornelis berpesan agar menjaga rumah adat Radakng tersebut dan dimanafaatkan sebaik mungkin untuk kesenian serta kebudayaan.

"Harus dikelola dengan baik dan manfaatkan area ini untuk kegiatan budaya positif," kata Cornelis.

Rumah Radakng ini akan menjadi aset wisata yang bisa dimanfaatkan untuk menarik minat wisatawan asing. Nantinya, para wisatawan bisa berkunjung dan melihat lebih dekat rumah Radakng seperti apa.

"Ini bisa menjadi aset wisata kita. Kalbar harus memiliki pusat budaya untuk menarik minat wisatan datang. Kita ingin melasarikan budaya lokal dengan membuat kawasan wisata seperti kampung budaya ini," kata Ketua DPD PDIP Kalbar ini.

Peresmian rumah adat Radakng juga ditandai dibukanya Gawai Dayak selama tiga hari mendatang. Gawai Dayak salah satu kegiatan besar masyarakat Dayak yang bertujuan untuk mengucap syukur atas berkah yang sudah dicapai selama ini.

"Ini adalah kekayaan daerah Kalbar yang harus dilestarikan. Saya berharap, kegiatan ini dinikmati bersama, tidak hanya masyarakat Dayak tapi seluruh masyarakat yang ada di Kalbar.

Sementara Ketua Panitia Peresmian Rumah Adat Radakng, Ahi, menuturkan, Radakng akan menjadi simbol budaya yang pastinya menarik minat pengunjung dari luar Kalbar.

"Desain menampung 600 orang di ruang utama. Sementara halaman yang ada kita juga desain cukup luas yang bisa digunakan untuk aktivitas budaya," ungkap Ahi.

Kebanggaan juga diungkapkan para pengunjung. Pengunjung kebanyakan adalah masyarakat Dayak yang sengaja datang bersama keluarga untuk melihat keindahan rumah Radakng tersebut. Tokoh nasional asal Kalbar, Oesman Sapta Oedang mengatakan, rumah adat Radakng merupakan yang terbesar di dunia.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Nikolius Taning (45) dan Albert (39). Mereka yang datang dengan keluarga masing-masing ini merasa bangga memiliki rumah Adat Dayak Radakng dengan arsitektur bangunan yang indah dan megah. Mereka sengaja datang dari Kabupaten Kubu Raya karena penasaran melihat lebih dekat kemegahan bangunan luas itu.

"Megah dan indah sekali ya. Luas dan modern tapi tidak menghilangkan sentuhan adatnya. Luar biasa. Kami sebagai masyarakat Dayak pasti merasa bangga karena sudah ada rumah adat di tengah kota yang bisa kita banggakan. Bukan hanya untuk kami saja tapi untuk seluruh masyarakat Kalbar," ungkapnya dengan wajah gembira. [mes]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA