Senin, 20 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Kubu Raya Minta CPNS 2010 dan 2012 Diloloskan
Headline
inilah.com
Oleh: Berita Khatulistiwa
sindikasi - Sabtu, 23 Maret 2013 | 01:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Kubu Raya - Pasca putusan PTUN Pontianak, Pemkab Kubu Raya memastikan akan melakukan banding.

Selain, Pemkab Kubu Raya juga telah mengirimkan surat ke Menteri PAN dan RB yang juga ditembuskan ke BKN meminta agar solusi polemik dari CPNS Kubu Raya adalah dengan meloloskan CPNS tahun 2010 dan 2012.

"Selain kita ajukan banding, kita juga kirimkan surat ke Menteri PAN dan RB. Intinya kita memberikan solusi agar CPNS 2010 dan 2012 diakomodir. Jadi kita harapkan ada kebijakan yang arif," ungkap Kabag Hukum Setda Pemkab Kubu Raya, Mustafa kepada BERKAT kemarin.

Menurut dia, kalau hanya satu saja yang diakomodir maka akan menimbulkan polemik lagi. Karena itu solusi yang terbaik adalah mengakomodir kedua-duanya.

Nada yang sama disampaikan Kepala BKD Kubu Raya, M. Noh Syaiman yang berharap juga diakomodir kedua-duanya meskipun kebijakan CPNS 2010 dan 2012 berbeda. CPNS 2010 berada di daerah sedangkan CPNS 2012 pusat.

"Tapi kita berharap kedua-duanya diakomodir," tuturnya.

Dengan begitu maka menurut Noh maka polemik CPNS Kubu Raya terselesaikan. Karena kalau hanya diakomodir satu saja maka keputusannya berada di tangan pemerintah pusat.

Apalagi, saat ini NIP (Nomor Induk Pegawai) CPNS 2012 yang telah dinyatakan lulus berjumlah 218 sedang dalam tahap proses.

"NIP yang sudah keluar 170-an orang tinggal menunggu sisanya saja. Akan tetapi terbentur dengan putusan PTUN. Jadi kita masih menunggu lagi," terangnya.

Diketahui, jumlah CPNS 2010 yang dinyatakan lulus berjumlah 236 orang sedangkan CPNS 2012 berjumlah 218 orang. Mereka yang lulus rencananya akan menempati formasi guru, kesehatan dan teknis di Pemkab Kubu Raya. Dalam perjalanannya, CPNS 2010 mengajukan gugatan ke PTUN. Hasilnya, Majelis hakim PTUN Pontianak mengabulkan gugatan para CPNS 2010 tersebut.

Hakim PTUN memerintahkan tergugat I dalam hal ini Bupati Kubu Raya musti mencabut atau membatalkan SK Nomor 810/0845/BKD.C/2010 tentang Persiapan Pelaksanaan Ujian Ulang Pengadaan CPNS Tahun 2012 serta menindak lanjuti SK Bupati tahun 2010 sebagaimana mestinya.

Kemudian tergugat II (BKN) dan tergugat III (MenPAN) harus mencabut obyek sengketa 2, 3, 4 dan 5 antara lain SK tentang tanggapan alokasi formasi CPNS tahun 2012 yang diterbitkan oleh MenPAN dan RB tertanggal 8 Agustus 2012 serta SK Nomor R/100/Mpan RB/06/2012 tertanggal 11 Juni 2012 prihal alokasi formasi penerimaan CPNS 2012.

"Kita jangan hanya melihat persoalannya saja akan tetapi bagaimana substansi CPNS itu. Karena selama tiga tahun Kubu Raya dalam keadaan kosong," tambah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.

Upaya hukum banding yang diajukan Pemkab menurutnya adalah bagian dari proses hukum yang diamanatkan undang-undang. Namun, Pemkab juga telah mengomunikasikannya ke pemerintah pusat agar kedua-duanya dapat diakomodir dengan mengirimkan surat.

"Kita tunggulah kebijakan dan keputusan pemerintah pusat. Mudah-mudahan saja ada solusi terbaik sehingga ini bisa dapat selesai dengan arif dan bijaksana," pungkasnya. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA