Sabtu, 26 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Pedagang Pasar Simpang Haru Mengadu ke DPRD
Headline
Sejumlah pedagang Pasar - Istimewa
Oleh: Haluan Padang
sindikasi - Rabu, 6 Maret 2013 | 04:58 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Padang - Sejumlah pedagang Pasar Simpang Haru, Selasa (5/3) kemarin, mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang. Sebab mereka akan digusur dari pasar tradisional tersebut, karena Pasar Simpang Haru bakal dijadikan pasar modern.

“Kami menolak pembangunan pasar modern di Simpang Haru. Karena pembangunan pasar modern itu akan menindas pedagang tradisional di pasar itu,” kata perwakilan Pengurus Pasar Simpang Haru Padang, Ali Nur.

Apalagi pasar modern yang dibangun itu berada di depan pasar tradisional. Sehingga, pasar tradisional nantinya berada di belakang pasar modern. Dengan kondisi seperti ini, otomatis akan menganggu pedagang dan pembeli yang ingin berbelanja.

Akibatnya, akan menimbulkan kerugian bagi pedagang tradisional. Selain itu, dalam aturannya telah ditetapkan pasar modern harus berjarak satu kilometer dari pasar tradisional.

Dikatakannya, pedagang lebih mendukung pembangunan rumah dinas atau ruko daripada pembangunan pasar modern.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, akan memanggil Dinas Pasar dan Bappeda terkait pembangunan pasar modern di Simpang Haru ini.

“Kami akan panggil pihak terkait, untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya. Sehingga, ditemukan titik terangnya,” kata kader PKS ini.

Menanggapi hal itu, Walikota Padang Fauzi Bahar mengharapkan, pedagang jangan hanya memikirkan saat ini saja, tapi pikirkan masa depan.

“Dengan adanya pembangunan pasar modern, maka pedagang yang berdagang panas-panasan bisa mendapatkan tempat berdagang yang bagus dan tidak panas-panas lagi,” kata Ketua DPD PAN Kota Padang ini.

Sedangkan mengenai kecil atau besarnya kios di pasar modern itu, beragam luasnya tergantung uang yang dimiliki pedagang.

“Kalau uang pedagang sedikit, maka kios yang didapat tentu kecil. Tapi, kalau uangnya banyak maka kiosnya besar pula,” katanya.

Dikatakannya, kontraktor saja mengatakan pantas dibangun pasar modern disana, kenapa pedagang mengatakan tidak pantas. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA