Minggu, 26 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Januari, Sani Rombak Kabinet
Headline
Foto : Ilustrasi
Oleh: Haluan Kepri
sindikasi - Jumat, 28 Desember 2012 | 06:04 WIB

INILAH.COM, Tanjungpinang - Perombakan kabinet pemerintahan HM Sani dan Soerya Respationo di lingkungan Pemprov Kepri akan terjadi di awal tahun 2013 nanti.

Setidaknya, ada dua pejabat eselon II yang dipastikan keluar dari kabinet karena memasuki usia pensiun.

“Ada dua pejabat yang sudah memasuki masa pensiun. Yakni Pak Herizal Hood dan Pak Yusrizal yang sebelum pilwako dulu menjabat sebagai Staf Ahli Pemprov Kepri. Untuk mengisi kekosongan tersebut maka bakal ada sejumlah rotasi yang saat ini masih digodok Baperjakat Provinsi Kepri,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kepri, Abdul Malik, Kamis (27/12).

Kata dia, kedua pejabat itu sudah memasuki masa pensiun dan ada yang sudah dua kali perpanjangan. Dengan begitu maka sudah habis masa tugasnya sebagai PNS. Terkadang memang ada PNS yang diperpanjang masa pensiunnya, dengan catatan yang bersangkutan memegang jabatan struktural.

“Pak Herizal sudah dua kali mendapat perpanjangan, yang pertama saat menjabat Kepala Dinas kependudukan di Pemkab Bintan, dan yang kedua ketika beliau duduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Pemprov Kepri,” kata Malik.

Sedangkan untuk Yusrizal, masa pensiunnya sudah tidak bisa diperpanjang lagi karena tidak memegang jabatan struktural. Sesuai aturan, staf ahli kedudukannya setara dengan pejabat pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Berhubung jabatan itu tidak dipegang lagi oleh Yusrizal, maka otomatis pensiun atau tidak bisa diperpanjang.

“Jabatan Yusrizal saat ini dipegang oleh Azman Taufik,” kata Malik.

Meski demikian, Malik belum bisa memastikan kapan rotasi atau mutasi ini akan bergulir. Sampai sekarang, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Provinsi Kepri belum melakukan pertemuan ataupun penyusunan struktural.

"Sampai sekarang belum ada pertemuan. Tapi kalau masa terakhir jabatan dari kedua pejabat senior Pemprov Kepri itu akan berakhir Desember ini. Yang artinya harus kita lakukan di Januari guna menghindari kekosongan jabatan,” ujarnya.

Terkait nama-nama pejabat lainnya yang berkemungkinan akan terkena rotasi, Malik menyatakan, sebagian besar yang memegang jabatan baru akan memasuki masa perpanjangan pensiun. Artinya, yang lainnya masih bisa bertugas menjalankan roda organisasi di masing-masing SKPD.

“Semua juga akan berbalik Pak Gubernur. Kita tunggu saja nanti seperti apa perkembangan ke depan,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri HM Sani menyatakan akan mengevaluasi kinerja masing-masing pejabat atau piminan SKPD di lingkungan Pemprov Kepri. Evaluasi akan dilakukan di antaranya melalui kemampuan penyerapan anggaran.

"Kita akan evaluasi hasil kerja selama satu tahun, memuaskan atau tidak. (Pimpinan) SKPD yang malas-malasan kemungkinan besar akan diganti, sementara untuk yang rajin akan diberikan apresiasi," katanya, Rabu (26/12). [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Putra indo
Jumat, 28 Desember 2012 | 09:28 WIB
Jangan terlalu sering gonta ganti kabinet, nanti skpd nya gak bisa kerja. Kalau tiap 6 bulan ganti eselon, kerja pejabat eselon belajar dan orientasi melulu, kapan kerjanya?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA