Rabu, 30 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Polisi Ringkus Sindikat Narkoba di Beting
Headline
inilah.com/Ardhy Fernando
Oleh: Berita Khatulistiwa
sindikasi - Sabtu, 15 September 2012 | 02:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Pontianak - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar meringkus bandar narkoba Beting, Kampung Dalam Bugis, Pontianak Timur, Kamis (14/7) Siang. Pelaku berinisial SM (30), ditangkap saat transaksi sabu di kediamannya.

"Tersangka ini merupakan TO lama kita, terlibat dalam aktivitas penjualan sabu di kawasan tersebut," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Ahmad Alwi, Jumat (15/9) di Pontianak.

Ia mengatakan, warga Beting ini ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi dari warga sekitar. Bahwa ada aktivitas perdagangan barang haram tersebut berlangsung di lingkungan tempat tinggal mereka. Bahkan disinyalir terjadi transaksi narkoba dalam jumlah besar.

Kemudian, lanjut Dir Narkoba, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya tersangka tertangkap tangan sedang melakukan transaksi narkoba. Aparat pun langsung melakukan penggeledahan di rumahnya.

"Dari tangannya diamankan paket 5,5 gram sabu, saat penggeledahan ditemukan barang bukti lain berupa timbangan elektrik, bong kaca (alat hisap sabu), korek api gas dan empat buah sendok takar sabu dan satu unit ponsel," papar Dir Narkoba.

Saat ditangkap, tersangka sempat melakukan perlawanan dan mencoba kabur. Namun petugas yang tidak mau kehilangan buruannya dengan cepat memborgol tangan bandar tersebut. Dia pun langsung digelandang ke kantor polisi.

Dir Narkoba menuturkan, diduga sabu yang diperoleh tersangka didapat dari bandar besar yang juga berada di kawasan tersebut. Barang bukti milik pelaku kini diamankan ke Mapolda Kalbar untuk kepentingan penyidikan. Sedangkan paket sabu akan dikirim ke BBPOM untuk uji laboratorium.

"Tersangka akan dijerat Pasal 112, 114 ayat 2 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan berkomitmen penuh melakukan pemberantasan narkoba di wilayah Kalbar. Termasuk menangkap bandar dan pengedar barang haram tersebut. Bahkan peredaran narkoba di wilayah Kampung Beting masuk dalam atensi khusus Mabes Polri.

"Untuk itu, kita akan terus berupaya melakukan pengungkapan di daerah tersebut. Karena peredaran narkoba Kampung Beting sudah menjadi sorotan pimpinan di Mabes Polri untuk segera dibersihkan,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka SM mengaku bahwa narkoba jenis sabu tersebut didapat dari rekannya yang juga tinggal di kawasan Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur. Menurutnya bisnis haram tersebut sudah dilakoninya sejak setahun silam.

"Kita pakai sistem kepercayaan, kalau barang laku, baru kami bayar. Satu gram, saya hanya ngambil untung Rp 50 ribu saja,” ungkapnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA