INILAH.COM, Limapuluhkota - Sejumlah warga Jorong Talang, Mungka, Limapuluh Kota dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir Sungai Talang, Sabtu (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban yang dikemudian diketahui bernama Jerfizal (46) merupakan guru honor di salah satu SD di Talang, yang juga warga setempat.
Jenazah awalnya dijumpai Mis (50), tetangga korban. Saat itu Mis baru pulang dari sawah, dan melihat sesosok yang mencurigakan di tepi sungai. Lalu ia mendekat. Alangkah terkejutnya dia, ketika melihat sesosok mayat tertelungkup di pinggir sungai.
“Sorenya saya pulang dari sawah, ketika dalam perjalanan saya melihat benda yang mencurigakan di pinggir sungai. Lalu, saya mendekatinya. Tenyata benda itu adalah seorang manusia,” katanya.
Mis berusaha menolong orang tersebut. Saat dibalikkan ternyata orang itu adalah warganya sendiri yang telah jadi mayat.” Saat di balikkan, ternyata orang itu adalah Jefrizal dan tetangga saya sendiri,” katanya.
Mis melaporkan penemuan mayat tersebut ke warga sekitar. Beberapa saat kemudian, puluhan warga berbondong-bondong menuju lokasi itu untuk melihat kondisi korban.
Dalam kerumunan warga itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Tak lama kemudian petugas Polsek Guguak yang dipimpin Kapolsek AKP Aprizal Lubis tiba di rumah tersebut.
Polisi pun kemudian memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi tersebut, dan memeriksa beberapa alat bukti.
Petugas juga sempat meneliti lokasi korban ditemukan tak bernyawa. “Saat kami sampai di TKP, jasad Jefrizal telah dibawa pulang pihak keluarga. Setelah diselidiki dan dari keterangan beberapa saksi, tidak ada tanda-tanda penganiayaan terhadap korban. Untuk sementara disimpulkan tewas korban tewas karena penyakit yang dideritanya,” kata Aprizal Lubis.
Dari keterangan warga setempat, ungkap Kapolsek, sebelum kejadian Jefrizal berniat pergi memancing ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya. ”Korban yang mengalami sakit ayan
itu, saat melintasi sungai diduga penyakit ayannya kambuh dan langsung tercebur ke sungai,” imbuhnya.
Menurut warga sekitar, Jefrizal mengalami penyakit ayan semenjak puluhan tahun lalu. Bahkan penyakit ayannya sering kambuh apabila berada dekat air. Jasad Jefrizal yang telah di makamkan pihak keluarga.