Rabu, 17 September 2014
Follow Us: Facebook twitter
Antisipasi, Jembatan Siak III Perlu Uji Lagi
Headline
Inilah.com
Oleh: Haluan Riau
sindikasi - Selasa, 12 Juni 2012 | 03:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM Jakarta - Salah satu Tim Ahli Penguji Kelayakan Jembatan Siak III Prof Sugeng Wiyono tidak berani menjamin jembatan Siak III aman sebelum dilakukan perbaikan dan diuji kembali dengan beban 300 ton.

Sebelumnya, Kadis PU Riau SF Hariyanto mengumumkan hasil uji Jembatan Siak III dinyatakan aman.

Sedangkan Ketua Asosiasi Kontraktor Seluruh Indonesi (AKSI) Riau, Syakirman mengatakan, cacatnya Jembatan Siak tidak terlepas dari kerja kontraktor pelaksana proyek.

Karena itu kontraktor harus bertanggung jawab untuk menggantinya dan juga didenda sesuai dengan Keppres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa. Termasuk Dinas PU selaku penanggung jawab teknis proyek tersebut.

Menurut Sugeng Sugeng, sebelum selesai diperbaiki empat hangernya (nomor 1 dan 19) mengalami over stressing dan juga gelagar jembatan Siak III yang bengkok ke bawah padahal seharusnya melengkung ke atas, maka belum bisa dikatakan aman.

"Jadi, berdasarkan hasil uji Jembatan Siak III dapat dinyatakan aman apabila sudah diperbaiki dan diuji beban sebesar 300 ton.Kemudian setelah uji beban berhasil baru dapat dinyatakan aman," jelas Guru Besar UIR ini.

Sugeng menambahkan, Jembatan Siak III masih dapat dilewati kendaraan maksimal 20 ton, namun dia tidak dapat menjamin keamanan jembatan dengan kapasitas muatan kecil tersebut.

Jadi, lanjut Sugeng,tidak boleh dikatakan aman, tapi pada kondisi mobil penumpang tidak. jembatan itu harus wajib dipakai oleh kendaraan yang menurut spesifikasi tertentu.Kalau ada misalnya kebakaran, ada huru-hara siap dilewati kendaraan-kendaraan yang mempunyai spesifikasi tinggi," katanya.

Untuk perbaikan dan pengujian hanger Jembatan Siak III, kata Sugeng membutuhkan waktu sekitar delapan minggu dan pada setiap hanger akan dipasangi alat pengukur tegangan dan memintornya setiap posisi hanger tersebut.

"Tujuan kita disini untuk mengatasi empat hanger, hal itu supaya gayanya diposisikan sesuai hanger-hanger yang lain. Apakah betul-betul tujuan kita tercapai dan ini perlu dicek," tuturnya.

Lebih lanjut, Sugeng menjelaskan, setelah dipasang alat penguji tekanan setiap hanger, maka kembali dilakukan uji beban. Uji beban dengan 15 truck disitu atau 300 ton pada Jembatan Siak III. Setelah berhasil baru dapat dinyatakan aman dan supaya masyarakat yakin. Setelah semuanya aman barulah kita mengatakan kalau jembatan itu aman.

"Jadi kesimpulannya Jembatan Siak III dinyatakan aman, apabila sudah diperbaiki hanger dan gelegarnya. Kemudian diuji beban 300 ton dan setelah berhasil baru dapat dinyatakan aman," jelasnya.

Harus Diganti
Menurut Ketua AKSI Syakirman, seharusnya sesuai prosedur sebelum proyek diserah terimakan harusnya sudah diuji apakah sudah sesuai spesifikasi.

"Kalau tidak ya jangan diterima. Ini kan tidak fair setelah diserah terimakan baru ada masalah baru diuji dan ini kan tidak benar," jelasnya.

"Sebagai penyedia jasa konstruksi, apabila pekerjaannya cacat harus ada sanksi berupa denda, karena jembatan cacat dan spek teknis dan baja serta gelegar jembatan tidak sesuai dengan spesifikasi. Maka kontraktor pelaksana wajib untuk menggantinya dan bukan diperbaiki seperti sekarang ini kan jelas melanggar aturan," jelasnya.

Syakirman menambahkan, sebelum dilakukan serah terima jembatan dilakukan uji kelayakan apakah sudah sesuai spesikasi dengan yang ada dalam kontrak dan dia juga seharusnya diuji oleh Tim PHO (Berita pemeriksaan Pekerjaan) ini bekerja memeriksa spek yang ditunjuk Dinas PU.

"Serah terima ini dinilai premature, jembatan Siak III pekerjaan skala besar harusnya diterima sudah sesuai dengan spek dan apakah Tim PHO yang ditunjuk Kadis PU tidak ahli dan sekarang ada lagi tim ahli. Dan jembatan yang cacat kok malah diperbaiki, sesuai aturan harusnya diganti," jelasnya. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA