Jumat, 25 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Polisi Bekuk Komplotan Curanmor
Headline
Ilustrasi - inilah.com
Oleh: Haluan Padang
sindikasi - Sabtu, 2 Juni 2012 | 02:46 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Padang - Tiga tersangka curanmor yang diduga telah 26 kali beraksi dibekuk polisi Jalan By Pass Batung Taba, Lubuk Begalung, Rabu (30/5) sekitar pukul 13.00 WIB.

Para tersangka masing-masing Agus alias Ucok (32), warga Batung Taba, Rizki (18) yang berasal dari Pulakek Lakitan, Sungayang, Pesisir Selatan, dan Firman (28) yang beralamat di Ganting, Limau Manih, Pauh.

Kanit Reskrim Polsekta Pauh, Ipda Jaswir mengatakan, penangkapan ini dilakukan berkat laporan dari seorang informan, Selasa (29/5) lalu yang menyebutkan ada beberapa pelaku curanmor yang sering melakukan aksi di Kota Padang. Dan diketahui mereka tinggal di kawasan Batung Taba, tepatnya di belakang RM Chandra Kirana.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga anggota Buser Polsekta Pauh membuntuti para pelaku selama kurang lebih tiga jam dan menciduknya di lokasi tersebut. Polisi juga menemukan satu unit Yamaha Jupiter MX tanpa plat nomor yang diakui pelaku digasak di Makodim 0312 di Jalan Thamrin, Padang, Selasa (29/5) lalu, dan satu unit Yamaha Mio dengan plat palsu BA 6827 SV warna hitam, sebenarnya mio itu berwarna hijau, BA 6767 KK. Dari pengembangan penyelidikan kemudian ditangkap lagi seorang tersangka, Firman di Pesisir Selatan.

Kapolsekta Pauh, Kompol Daeng Rahman menyebutkan, pihaknya masih mengembangkan penangkapan ini. “Kami sudah menyita 7 unit sepeda motor yang merupakan hasil dari operasi terakhir mereka sebelum tertangkap,” tutur Daeng.

Kepada petugas, para tersangka mengaku sekitar 26 sepeda motor yang dicuri dijual kepada seorang penadah, Edo, warga Pesisir Selatan. “Kami sedang memburu Edo yang saat ini sudah kami kantongi identitas dan alamatnya,” lanjut Kapolsek.

Sementara tersangka Agus mengaku hanya ditugasi untuk mengambil motor, setelah ada pesanan dari Edo. Dia mengaku dalam menjalankan hanya menggunakan obeng. “Saya bekerja kalau ada pesanan dari Edo, kalau minta motor, berapa pun banyaknya harus dapat hari itu juga, dan dari hasil penjualan tersebut, kadang saya dapat R2 juta - R3 juta untuk setiap penjualan motor,” katanya.

Dalam pemeriksaan juga terungkap, para tersangka merupakan residivis kasus narkoba. Polisi juga mendalami kemungkinan hasil dari mencuri digunakan untuk membeli narkoba. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA