Rabu, 23 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Nakertrans Kupang Kaji Upah Layak Buruh
Headline
inilah.com
Oleh: Erende Pos
sindikasi - Jumat, 1 Juni 2012 | 03:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Kupang - Setiap pekerja wajib memperoleh upah yang layak, Menyadari hal itu maka Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang saat ini mulai mengkaji kemungkinan pemberlakuan upah minimum di daerah itu yang layak bagi para buruh dan pekerja untuk peningkatan kesejahteraan dalam rumah tangga.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Kupang, Bernadus Benu, SH saat ditemui, Kamis (31/5) mengatakan, kajian yang dilakukan oleh tim yang melibatkan sejumlah elemen, termasuk komunitas serikat buruh Kota Kupang itu, berkaitan dengan ukuran dan nilai kebutuhan hidup layak untuk para buruh dan pekerja di setiap bidang serta lapangan kerja swasta yang ada.

Hal ini penting kata Benu, agar pada saat penetapan upah minimum pekerja dan buruh tersebut, bisa tepat dan memiliki daya guna bagi para pekerja untuk bisa memenuhi sejumlah kebutuhan hidupnya dalam rumah tangga untuk kesejahteraannya.

Selain itu juga, kata dia, kajian dilakukan berkaitan dengan pola serta cara pembayaran yang harus dilakukan oleh setiap majikan, sehingga lebih memudahkan para pekerja untuk bisa sesegera mungkin memanfaatkan upahnya, untuk memenuhi kebutuhannya.

Memang diakuinya, rencana pemerintah Kota Kupang untuk menerapkan upah minimum bagi para pekerja swasta di Kota Kupang, sudah sejak akhir tahun 2010 silam.

Namun demikian, kata Benu, Pemerintah Kota Kupang memandang penting untuk mendahulukan penerapan upah tersebut, dengan sebuah kajian yang baik dan tepat, sehingga tidak merugikan dua pihak, baik para pekerjanya dan juga majikannya.

"Pemerintah pernah berniat untuk menerapkan upah minimum bagi pekerja di Kota Kupang sebesar Rp1,5 juta. Namun karena kendala aturan maka, masih harus dilakukan kajian," kata Benu.

Dikatakan, sesuai dengan aturan yang berlaku, upah minimum yang diterapkan oleh pemerintah di kabupaten/kota, tidak boleh melampaui upah minimum provinsi (UMP) yang berlaku di wilayah tersebut.

"Ini kendalanya, hasil pra kajian yang dilakukan oleh tim, mendapatkan upah layak di Kota Kupang sudah harus Rp1,5 juta, sementara UMP NTT hanya Rp925 ribu. Ini yang membuat tim harus lakukan kajian lebih mendalam lagi," kata Benu.

Ketua Komisi C DPRD Kota Kupang yang membidangi ketenaga kerjaan, Nikolaus Fransiskus yang dihubungi terpisah, membenarkan bahwa upah layak bagi para pekerja di kabupaten/kota tidak boleh melampaui UMP yang berlaku di provinsi.

"Kalau nilainya sama tidak apa-apa, tetapi kalau nilainya lebih tinggi tidak diperbolehkan," kata Nikolaus.

Kendala itulah, kata anggota Fraksi PDI Perjuangan itu, yang telah menyebabkan Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi belum menyampaikan usulan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang upah minimum Kota Kupang untuk dibahas dan ditetapkan di DPRD Kota Kupang.

Walikota Kupang, Daniel Adoe, terpisah mengatakan, Pemerintah Kota Kupang berpendapat bahwa upah layak yang akan diberlakukan di Kota Kupang senilai Rp1,5 juta.

Nilai ini kata mantan Wakil Wali kota Kupang itu, sudah tepat sesuai dengan kebutuhan hidup layak bagi setiap karyawan swasta, di tengah kondisi dengan semakin meningkatnya nilai barang kebutuhan di pasaran, yang terus meningkat.

"Mudah-mudahan kajian yang dilakukan oleh dinas segera selesai, sehingga bisa segera ditetapkan dalam perda untuk dilaksanakan," kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Kupang itu. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA