INILAH.COM, Soe - Pelaksanaan E-KTP di Kabupatn TTS kini terhambat lantaran perangkat pengoperasionalan KTP elektronik tersebut belum lengkap sehinga belum rampung dipasang.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTS, Frits Nenobais, SH yang dikonfirmasi di ruang kerjanya,Selasa,(8/5) kemarin mengatakan, kendala belum dioperasikannya E-KTP di Kabupaten TTS sampai saat ini karena alat yang dibutuhkan untuk pengoperasionalan E-KTP belum lengkap.
Buntut belum lengkap perangkat E-KTP ini Kata Frits,belum bisa dilaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi 128 tenaga operator yang berasal dari PNS dan non PNS.
"Kekurangan perangkat alat E-KTP menjadi tanggung jawab pemerintah pusat karena pengadaan dan distribusinya dilakukan oleh pemerintah pusat," terangnya.
Dikatakan, dalam rapat bersama wakil Bupati tanggal 5 Mei 2012 lalu pihaknya telah memaparkan kondisi yang ada dilapangan termasuk kekurangan alat bagi operasionalan E-KTP di 32 kecamatan diantaranya Camera, Komputer, Sidik Jari, Perekam Sensor Mata dan Tandatangan Elektronik.
Menurut Frits, alat yang sudah terpasang di 32 kecamatan adalah Antene, Modem dan Rak Server.
"Alat yang terpasang baru jaringan komunikasi data sedangkan perangkat operasionalnya pelayanan EKT itu yang belum," terangnya.
Kekurangan peralatan ini, kata Frits, juga belum ada kepastian dari tingkat pusat.kita berharap dalam waktu yang tidak lama kekurangan peralatan yang ada bisa segera didistribusikan sehingga perangkat E-KTP sudah bisa di operasikan.[dit}