Kamis, 23 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Sepasang Pelajar Kedapatan Tanpa Busana
Headline
IST
Oleh: Haluan Padang
sindikasi - Senin, 7 Mei 2012 | 06:30 WIB

INILAH.COM, Pasbar - Tiga pasang pelajar kedapatan tengah mesum di ‘warung ceper’di Kampung Tinggam Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Minggu (6/5). Satu pasang di antaranya ditemukan tanpa busana oleh petugas Satpol PP.

Informasi dari warga setempat, warung ceper itu memang sering dijadikan tempat pacaran sejumlah pelajar. Letaknya yang jauh dari jalan raya, dan k di dalam kebun, memungkinkan para remaja melakukan perbuatan mesum.

Ketiga pasang rejama itu masing-masing berinisial RC (19), RN (18), SR (18), RK (19), AS (18), danIS (16). “Kita prihatin, sebab mereka rata-rata masih usia sekolah yakni rata-rata kelas II di salah satu SMA di Pasaman Barat. Kalau kita terlambat datang bisa dipastikan mereka akan melakukan hal-hal yang lebih jauh, karena satu pasang di antaranya sedang sama-sama membuka pakaian, “ kata Kasat Pol PP Pasaman Barat Abdi Surya didampinggi, Kabid Linmas Yonnisal dan Kasi Rikdak Misnan kemarin.

Para remaja itutertangkap tangan oleh anggota Pol PP yang kebetulan sedang razia penyakit masyarakat ke tempat yang diduga sering dijadikan ajang mesum. Salah satunya warung ceper yang berada di tengah-tengah semak belukar.

Dijelaskan, perbuatan mereka itu kataAbdi, memang sudah melampaui batas dengan tidak mengenal rasa malu berduan di dalam warung ceper, sambil melakukan perbuatan yang belum sewajarnya.

Seorang pria IS sempat kabur ke semak dan berhasil di tangkap kembali setelah dikejar petugas. Tiga pasang remaja ini kemudian dinaikan ke mobil patroli Pol PP untuk dibawa ke kantor Pol PP.

Kepada penyidik Satpol PP pasangan ini mengakui di antara mereka ada yang masih sekolah, di salah satu SMA di daerah itu.

Setelah didata dan diberi nasehat, orang tua para pelajar yang terjaring dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk membuat surat perjanjian. Dalam surat perjanjian itu mereka dinyatakan telah melangar Perda No. 05 tahun 2009 tentang Pekat.

“Kepada para pelajar tersebut, di hadapan orang tua masing-masing, mereka kemudian disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari,”ujar Yonnisal.

Bila mereka kedapatan lagi melakukan hal yang serupa, para pelajar itu akan diberi sanksi yang lebih berat sesuai aturan yang berlaku. “Setelah diberi arahan dan nasehat seperlunya, lalu ke tiga pasang pelajar tersebut dikembalikan ke orang tua masing-masing,”tambah Misnan.[dit]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA