Jumat, 24 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Batam Kembali Terendam Banjir
Headline
inilah.com
Oleh: Haluan Kepri
sindikasi - Kamis, 3 Mei 2012 | 03:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Nagoya - Persoalan banjir yang melanda Kota Batam saat turun hujan seakan tak pernah tuntas. Hujan yang mengguyur kota ini, Rabu (2/5) membuat sejumlah kawasan terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Di kawasan Nagoya, hujan yang berlangsung sekitar dua jam, tak hanya membuat banjir di jalanan, tapi juga menumbangkan satu tiang listrik yang berada di samping Rumah Makan Mak Ateh. Akibatnya, jalan dari arah tersebut menuju Nagoya menjadi terhambat karena tiang listrik tersebut tumbang melintangi jalan.

Sementara, di lapangan terlihat banyak drainase di pusat bisnis itu yang tertutup sampah. Padahal drainase itu merupakan tempat pertemuan aliran pembuangan air dari beberapa titik kawasan di Nagoya. Misalnya dari arah Gereja Imanuel juga mengalir ke drainase tersebut. Begitu juga dari arah hotel Goodway juga bermuara ke sana. Akibatnya, air di drainase meluber ke mana-mana, sembari membawa sampah dan lumpur.

Di Nagoya Centre yang berada di belakang Hotel Harmoni, banjir sempat merendam beberapa kendaraan roda dua. Beberapa toko yang berada di kawasan Ruko Bumi Indah juga terendam.

Aliong, salah satu penghuni ruko di Komplek Bumi Indah mengatakan, banjir ini sudah sering terjadi di kawasan ini.

"Hampir tiap kali hujan lebat toko di sini terendam banjir. Ini jelas sangat merugikan karena aktivitas perdagangan terganggu. Yah, mau bagaimana? Pokoknya, kalau hujan, ya siap-siap aja. Banjir lagi, banjir lagi," katanya.

Ditambahkan warga lainnya, Zulham Afandi, banyaknya sampah di saluran air memperparah luapan air hujan ke jalan-jalan.

"Lihat saja didalam drainase sampah-sampah datang dari mana-mana dan akhirnya bertumpukan," katanya.

Banjir juga terjadi di kawasan Batuaji, Batam Centre dan Sekupang. Di Sekupang, yang paling mencolok tampak di sepanjang jalan Raja Haji Seiharapan. Genangan air itu terjadi mulai persimpangan Quran Centre hingga persimpangan Kantor Dinas Sosial.

Drainase yang ada di samping jalan seakan tidak berfungsi lagi karena banyak yang tersumbat baik oleh sampah maupun tanah. Menurut warga sekitar, banjir di kawasan ini tidak hanya terjadi saat hujan deras yang lama tapi juga ketika hujan sebentar.

"Hujan sebentar aja, jalannya sudah tergenang air yang bercampur lumpur. Ini sudah lama terjadi, tapi belum ada tanda-tanda mau diperbaiki. Padahal di sini kawasan perkantoran," ujar
Situmorang (32).

Banjir itu membuat warga Kampung Agas Seiharapan yang hendak pulang ke rumahnya kelimpungan. Selain harus menggulung celananya sampai setinggi paha agar tidak basah, sepeda motor mereka pun terpaksa dititipkan di pinggir jalan yang tidak tergenang air. Tak hanya jalan, sejumlah rumah warga juga kebanjiran.

Lurah Seiharapan Citra Widya yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan agar drainase di kawasan tersebut diperbaiki.

Tak hanya di jalanan, air hujan juga masuk ke gedung DPRD Kota Batam melalui atap gedung yang bocor. Meski tidak sampai banjir, namun kondisi itu cukup ironis mengingat megahnya rumah wakil rakyat tersebut.

Kebocoran atap terjadi di lantai 3 ruang sidang paripurna dan di ruang komisi III. Padahal, ruangan itu baru saja dibangun sekitar dua tahun.

Air hujan yang masuk membasahi kursi dan karpet di lantai 3. Sekretaris Dewan, Marzuki saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rehab. Namun dia enggan menyebutkan nilai anggaran untuk kegiatan rehab tersebut. [ton]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA