Kamis, 31 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
LIRA Curiga Gaji Pegawai Honorer Dipangkas
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Media Sultra
sindikasi - Rabu, 21 Maret 2012 | 00:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Bombana - Selama empat bulan honor Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT) lingkup Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertrans) Kabupaten Bombana tidak dibayarkan. Padahal para honorer tersebut juga ingin menerima gaji seutuhnya.

Bupati Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bombana, Asrin Sarewo, mengungkapkan, honor PHTT yang tidak dibayarkan tersebut masing-masing 2 bulan berturut untuk Tahun 2010 dan 2 bulan berikutnya untuk 2011.

"Sebenarnya honor PHTT yang tidak dibayarkan itu, sudah dicairkan, hanya ada kemungkinan dilakukan pemotongan saat gaji mereka dibayarkan oleh instansi terkait," kata Asrin di Rumbia, kemarin.


Berdasarkan data hasil investigasi Lira, lanjut Asrin, jumlah PHTT di Dinsos Nakertrans Bombana mencapai 81 orang dengan rincian 6 orang berijazah sarjana diupah sebesar Rp700 ribu dan 75 orang lainnya berijazah SMA sederajat dengan gaji senilai Rp500 ribu.

"Jadi bisa dihitung bahwa jumlah dana yang dipotong untuk para PHTT selama empat bulan mencapai sekitar Rp41 juta lebih," tuturnya.

Atas adanya pemotongan honor itu lanjut Asrin, maka para PHTT melakukan protes sebab mereka juga ingin menerima hasil upayanya, meskipun nilainya kecil dibanding dengan gaji pegawai negeri sipil (PNS).

"Munculnya protes beberapa honorer, pihak Bendahara langsung menanggapinya dan membayarkan sebahagian dari keseluruhan PHTT tersebut, sehingga tahun 2010 lalu, PHTT tidak keseluruhan mendapatkan haknya," imbuh Asrin.

"Saat itu, terdapat enem orang PHTT yang dibayarkan ketunggakan honornya khusus untuk 2010, akan tetapi mereka diminta untuk tidak menyampaikan hal tersebut kepada rekan PHTT lainnya apalagi pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Bombana," katanya.

Asrin berharap, Dinas Nakertrans dan Kesos Bombana tidak berdalih terkait sisa pembayaran honor PHTT yang hampir setahun belum dibayarkan seutuhnya kepada para PHTT, sebab surat keputusan bupati tentang tenaga honorer sudah sangat jelas terkait dengan hak dan kewajiban para PHTT.

"Saya berharap Instansi tersebut tidak berdalih dan segera membayar ketunggakan tersebut, sebab jika itu tidak dilakukan, kami akan melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib agar diproses sesuai aturan yang berlaku,". [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
poetra
Selasa, 8 Mei 2012 | 11:02 WIB
Lumbung Informasi Rakyat (LIRA kinerjanya sangat bagus semoga sukses selalu salam kenal buat semua teman teman, saya hanya informasikan kepada teman teman (LIRA)Kepala Dinas Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertrans) perlu diperhatikan kinerjanya selama ini, Pasal 1Pasal 3 Pasal 6 Pasal 6A Pasal 7A Pasal 7B setiap orang tidak hanya bertanggung jawab pada dirinya sendiri akan tetapi juga bertanggung jawab terhadap bahannya yang melakukan kesalahan atau karena kealpaannya yang menyebabkan kerugian orang lain berdasarkan pasal diatas dia tidak bertanggung jawab karena pada saat pemeriksa datang maka sebut saja HMY inisial selalu cari alasan kalau dia ada kegiatan diluar dan juga seolah menghindar dari pemeriksa,,,itu khan bisa menimbulkan pertanyaan bagi periksa, kenapa bisa seperti itu.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA