Kamis, 23 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Jalan Trans Timor Tergerus Longsor
Headline
inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
Oleh: Erende Pos
sindikasi - Rabu, 14 Maret 2012 | 05:30 WIB

INILAH.COM, Soe - Hujan deras yang turun sejak dua pekan terakhir mengakibatkan sejumlah fasilitas publik dalam wilayah Kabupaten TTS seperti jalan dan jembatan rusak akibat tergerus longsor. Salah satunya adalah ruas Jalan Trans Timor di kilometer 31 arah Timur Kota SoE atau tepatnya di Desa Sopo, Kecamatan Amanuban Timur tergerus longsor. Dampaknya, arus transportasi yang melintasi ruas jalan tersebut harus ekstra hati-hati untuk menghindari kecelakaan.

Pantauan wartawan pada ruas jalan itu, Selasa (12/3), ada dua titik badan jalan yang mengalami patahan sejauh 20 meter. Kondisi patahan badan jalan mengakibatkan material aspal

terbongkar dan badan jalan ambruk dengan kedalaman setengah meter dan panjang belasan meter.

Sejumlah kendaraan dari arah Atambua dan sebaliknya dari arah Kupang terpaksa mengantri.Ada sejumlah warga setempat terlihat berdiri mengatur arus lalulintas kendaraan. Beberapa titik badan jalan terlihat masih mengalami pergeseran lantaran kondisi jalan labil.

Salah seorang warga setempat Ferdi Baunsele yang membantu mengatur kelancaran arus kendaraan kepada wartawan mengaku, ruas jalan itu tergerus longsor sesaat setelah hujan deras jalan menguyur daerah setempat, Sabtu (10/3) sekitar pukul 19.00 wita.

Sejumlah kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut tak mampu menghindari kecelakaan.

Ia mengaku, sesaat setelah kejadian longsoran dibadan jalan ada empat kendaraan yang terjebak dan terbalik dilokasi. Masyarakat yang mengetahuinya lalu membantu mengeluarkan kendaraan -kendaraan tersebut. "Ada bus Cahaya Biru dan Truk Semangat Baru serta dua mobil panter terbalik diruas jalan itu lantaran tidak tahu adanya longsor yang menggerus badan jalan,"ucapnya.

Pengemudi bus Beny Binsasi dan Roni Laslena yang sedang melintasi ruas jalan itu mengaku arus lalulintas mengalami kesulitan bila melintantasi ruas jalan tersebut saat hujan deras.

"Kami selalu merasa was- was melewati ruas jalan ini saat hujan deras karena kondisi tanahnya labil sehingga badan jalan sering mengalami pergeseran. Diharapkan pemerintah segera memperbaikinya kondisi jalan yang ada karena tidak ada jalur lain yabg dapat dijadikan jalur alternative," ucap keduanya.[dit]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
melkymissa@ymail.com
Kamis, 15 Maret 2012 | 15:25 WIB
harus berhati_hati untuk mngandarai kendaraan beroda 2 dan 4 karana sngat berbhaya bgi kta smua...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA