Sabtu, 25 Oktober 2014
Follow Us: Facebook twitter
Persimpangan Jalan di Denpasar Akan Dipasang ATCS
Headline
IST
Oleh: Fajar Bali
sindikasi - Rabu, 22 Februari 2012 | 05:40 WIB

INILAH.COM, Denpasar - Untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan kini merancang pemasangan alat pemantau kodisi lalu lintas di sejumlah persimpangan.

Melalui program pengembangan ATCS (area traffic contol system) ini diharapkan mampu mengatasi masalah kekroditan walau belum sepenuhnya dapat mengatasi kemacetan lalu lintas.

Rencana pemanfaatan teknologi ATCS ini bahkan makin dimatapkan dalam raat kerja antara komisi B DPRD Kota Denpasar dengan Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Selasa (21/2) di ruang pertemuan DPRD setempat, kemarin. Pertemuan kemarin juga menghadirkan konsultan perencana serta tim pengkaji dari Universitas Udayana.

Terhadap rencana pemasangan ATCS ini, jajaran para wakil rakyat menyatakan menyambut positif, dan memeri apresiasi atas upaya yang dilakukan Dishub dalam mengatasi kemacetan.

Hanya saja Dewan menekankan agar dalam realisasinya nanti, ATCS ini benar-benar dapat berfungsi sehingga harapan untuk mengurangi dampak kemacetan dapat terwujud, sehingga dana yang dianggarkan untuk tahap awal ini sebesar Rp5,5 miliar tidak mubazir.

“Kita memang berharap kemacetan di Koa Depasar dapat teratasi,” ungkap Ketua komisi B, Ir. Eko Supriadi.

Dukungan ntuk memanfaatkan ATCS ini juga disamaikan anggota komisi B laiya seperti, Wayan Mariyana Wandhira, ST, Wayan Suadi Putra, ST, Wayan Kariarta, S.Sos., Ir. Ketut Sugiata, Ricky Teguhyutama Argawa.

Bahkan Wandhira menekankan, agar pemanfaatan ATCS ini jauh lebih efektif dibandingkan saat masih menempatkan petugas Dishub. Demikian hanya Kariarta, yang sangat menggebu-gebu agar ATCS segera dapat difungsikan, mengingat kondisi lalu lintas di Denpasar sudah tergolong parah.

Berdasarkan pemaparan tin pengkaji, Alit Sutanaya, pemasangan ATCS di Kota Denpasar tampaknya sudah semestinya dilakukan.

Terlebih pertumbuhan jumlah penduduk yang ters meningkat serta tingkat kunjungan wisatawan yang juga semakin membaik, dipastikan akan berdampak terhadap kekroditan lalu lintas yang secara umum terkonsentrasi di wilayah selatan Sarbagita).

Denpasar dipastikan akan menjadi beban kawasan Sarbagita. Apalagi harapan Bali mendapat kunjungan wisatawan 12 juta itu terealisasi.

Ia mengakui ATCS memang tidak akan mampu mengatasi kemacetan secara total, terlebih jika kemacetan sudah panjang. Namun ATCS setidaknya dapat membantu mengatur. Karenanya ATCS dalam tahap awal ini akan di pasang die am titik persipangan yang diprioritaskan karena dinilai sudah menjadi simpul kemacetan di Kota Denpasar.

ATCS merupakan sistem pengaturan lalu lintas yang bersinyal dan terkoordinasi yang diatr mencakup satu wilayah secara terpusat.

Artinya, jika kamera CCTV member sinyal terjadi kemacetan, maka petugas di ruang control dapat mengendalikannya dengan mengatur fungsi lampu trafficlight.

Keenam titik persimpangan yang direncanakan dipasangi ATCS yaitu, persimpangan Jalan Gunug Agung (Lapngan Kopyang Sujana-Mahedradatta); simpang Jalan Gunung Agung-Setiabudi-Wahidin; persimpangan Teuku Umar-Imam Bonjol; persimpangan Jalan Teuku Umar-Batanta; persimpangan Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan; dan persimpangan Jalan Teuku Umar Barat-Gunung Salak. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA