Jumat, 19 September 2014
Follow Us: Facebook twitter
Jika Pemkot Kembali Batal Relokasi Unggas
Warga Ancam Blokir Jalan
Headline
inilah.com/Dok
Oleh: Media Kalimantan
sindikasi - Rabu, 15 Februari 2012 | 19:20 WIB

INILAH.COM, Banjarmasin - Warga yang tinggal di sekitar lokasi penampungan unggas nampaknya cukup gerah dengan sikap plin plan yang ditunjukan Pemkot Banjarmasin.

Pasalnya, janji Pemkot untuk melakukan relokasi penampungan unggas beberapa kali meleset. Bahkan, hingga kini penampungan unggas yang dianggap mengganggu kenyamanan warga itu belum juga dipindahkan. Terakhir, Pemkot Banjarmasin kembali menjanjikan relokasi pada Maret nanti.

Merasa terus ‘dipermainkan’ puluhan warga di dua kelurahan yakni, Pekapuran Raya dan Kelayan Luar mendatangi Balaikota Banjarmasin, Selasa (14/2).

Kedatangan mereka untuk mendesak Pemkot Banjarmasin segera merelokasi penampungan unggas ke Rumah Potong Unggas (RPU) di Jl Mantuil Banjarmasin Selatan.

“Pokoknya kami tidak ingin lagi relokasi penampungan ini ditunda,” ujar Ketua RT 4 RW 07 Kelurahan Kelayan Luar H Zainal Arifin dalam pertemuan membahas rencana relokasi penampung unggas, di Balaikota Banjarmasin.

Pertemuan itu dihadiri Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Banjarmasin Bambang Budiyanto, didampingi Staf Ahli Supriadi dan Kadis Pertanian dan Perikanan Doyo Pudjadi.

Menurut H Zainal, warga yang berdekatan dengan lokasi penampungan unggas seperti di Gg Sampurna sudah tidak tahan lagi merasakan dampak dari adanya aktivitas pengusaha unggas.

“Bayangkan, sejak 2006 kami sudah cukup sabar menanti, dan terus meminta relokasi ini. Sebab warga banyak mengeluh berdekatan dengan penampungan unggas tersebut,” ungkapnya.

Dia mengingatkan, jika Pemkot menunda lagi rencana merelokasi pada Maret nanti, maka warga akan melakukan blokir jalan akses menuju lokasi penampungan di kawasan itu.

“Jadi bila tidak ingin terjadi masalah antar warga, maka harus segera direlokasi,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta kepada pihak Pemkot Banjarmasin, agar menjelaskan rencana relokasi itu, langsung kepada warga yang tempat tinggalnya di kawasan tersebut.

“Waktunya bisa ditentukan kapan. Karena kami sudah sering ditanya warga, kapan relokasi dilakukan,” bebernya.

Keluhan yang sama juga disampaikan perwakilan warga dari Kelurahan Pekapuran Raya, H Parman, bahwa dikawasan tempat tinggal mereka mayoritas warga mengeluh dan menolak keberadaan aktivitas penampungan di kawasan itu.

“Sebab selain bau, kotor, dan sebagainya. Akses jalan juga terganggu, terutama bila ada aktivitas bongkar muat angkutan ayam,” jelasnya.

Menanggapi itu, Asisten II Pemkot Banjarmasin Bambang Budiyano berjanji, akan menjelaskan langsung kepada warga bersangkutan, bahwa Pemkot akan serius melakukan relokasi pada 1 Maret nanti. Selain itu juga akan melakukan pembenahan di lokasi penampungan RPU Mantuil.

“Relokasi tetap dilaksanakan, dan kita juga akan membenahi lokasi penampungan yang ada, dengan dana yang tersedia. Mungkin blok tambahan, dibangun seadanya dulu,” ujarnya.

Sebelumnya, warga dua kelurahan ini juga pernah mendatangi Pemkot Banjarmasin dengan permintaan serupa. Namun Pemkot tetap saja menunda proses relokasi penampungan unggas. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA