INILAH.COM, Payakumbuh - Sepasang lelaki dan wanita paruh baya, diciduk Kasatpol PP Payakumbuh Fauzi Firdaus, S.Pd, bersama Petugas Keamanan Dalam (PKD) Ricky, di kawasan Taman Wisata Ngalau Indah (TWNI) Payakumbuh, Jumat (10/2), sekitar pukul 09.15 WIB.
Pasangan tidak semuhrim itu, diciduk di atas angkutan pedesaan (angpedes) Nopol BA 1076 MU, berwarna orange, yang tengah parkir di sisi barat jalan menuju TWNI. Kendaraan tersebut, tidak tembus pandang, karena ditempeli kaca film dengan kadar sekitar 100%.
Pagi itu, ratusan PNS di jajaran Pemko Payakumbuh, tengah berjalan sehat, setelah mengikuti senam aerobic dari puncak TWNI. Sejumlah PNS mencurigai kendaraan tersebut, karena parkir di tempat sepi. Tapi, sejumlah PNS yang lewat, berlalu begitu saja, beranggapan pemilik kendaraan sedang tidak berada di atas mobil.
Tapi, naluri Kasatpol PP Fauzi Firdaus bersama PKD Ricky, yang berjalan di belakang rombongan PNS, cukup tajam. Keduanya, mencoba mengintip lebih dekat di depan kaca riben mobil. Begitu melihat ada bayangan orang, kendaraan langsung diketok. “Buka pintunya,” ucap Fauzi dengan lantang dan tegas.
Dugaan Kasatpol PP Fauzi Firdaus, ternyata benar. Di dalam mobil berkaca gelap itu, ternyata ada sepasang lelaki dan perempuan dewasa. Ketika ditanya, keduanya, awalnya mengaku pasangan suami isteri. Tapi, kasatpol tidak percaya begitu saja, dan membawa pasangan tersebut ke Markas Satpol PP di Balaikota Bukik Sibaluik Payakumbuh. Tidak diketahui, apa yang telah diperbuat pasangan tersebut dalam angpedes itu.
Lelaki berinisial AWR, (43), di depan petugas , akhirnya mengaku, kalau teman wanita itu, pasangan teman tapi mesra (TTM) nya. Sementara wanita berjilbab, berinitial ELN (41), mengaku janda beranak tiga. “Ambo baru kenal enam bulan dengan uda ini,” katanya. Kedua pasangan tersebut, mengaku berdomisili di Situjuh Tungka, Kecamatan Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Pengakuan AWR, ia berencana akan menikahi ELN.
“Ambo berencana ke Padang naik travel, pagi ini (Jumat, Red). Tapi, uda mengajak ketemu. Kata uda, ada yang mau dibicarakan dengan ambo,” aku ELN. Setelah melewati pemeriksaan, akhirnya keduanya dilepas petugas. [ton]