Kamis, 17 Mei 2012
Follow Us: Facebook twitter
Kecelakaan KM Sirage Tewaskan Seorang Penumpang
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Berita Khatulistiwa
sindikasi - Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:30 WIB

INILAH.COM, Pontianak - Diduga akibat kelebihan muatan kayu, KM Sirage alami kecelakaan di sungai Enau, Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (10/2) sekitar pukul 06.15 Wib. Akibatnya, satu orang penumpang meninggal dunia dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka.

Kapal Motor (KM) Sirage melayani rute Sungai Manur-Kota Pontianak. Sekitar pukul 05.00 Wib, motor tambang ini berangkat dari desa Lubuk Padi.

Mengangkut puluhan penumpang yang sebagian besar kaum pelajar. Kebanyakan siswa akan ke sekolah di Kuala Mandor dan penumpang lainnya kerja ke Pontianak.

"Saya mau berangkat sekolah. Waktu saya naik, sudah ada muatan kayu di atap kapal," ujar Viktorius Rico (17), salah seorang penumpang KM Sirage yang selamat saat ditemui di RSU St Antonius, Jumat (10/2).

Menurut dia, dalam perjalanan kapal singgah di desa Enau, Kuala Mandor B, KKR. Di lokasi itu kapal kembali menambah muatan kayu. Diletakkan di atas atap kapal. Kemudian kapal kembali melanjutkan perjalanan.

"Kapal kembali muat kayu persegi, seperti kayu belian. Baru saja jalan sekitar 3 menit, kap kapal kemudian roboh. Ketika itu kapal sudah berada di tengah sungai," kata Rico.

Pelajar kelas III SMAN 01 Kuala Mandor B ini menuturkan, atap kapal yang ambruk menimpa beberapa penumpang di dalam kapal. Termasuk temannya, Inggus, siswa kelas II SMAN 01 Kuala Mandor B. Inggus ketika itu duduk disamping mesin kapal.

Ketika kejadian dia tidak dapat bergerak karena terjepit reruntuhan. Akibatnya dia mengalami patah kaki sebelah kanan dan di rawat di RSU St Antonius Pontianak.

"Semua kemudian menyelamatkan diri masing-masing. Ada yang langsung terjun ke sungai. Sedangkan saya hanya mengendap di dalam kapal," ungkap warga Ampani, Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B ini, seraya menambahkan evakuasi dilakukan warga menggunakan sampan.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar mengatakan, jumlah penumpang kapal ketika itu ada 27 orang. Nahkoda berinisial As telah diamankan untuk dimintai keterangan. Sedangkan pemilik usaha angkutan air itu milik Eh.

Akibat kejadian itu, lanjut Mukson, Rusiana salah seorang penumpang meninggal dunia. Serta seorang penumpang lainnya luka berat, yakni Inggus, siswa kelas II SMAN 01 Kuala Mandor B.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Belum ada tersangka dalam kasus ini, nahkoda dimintai keterangan sebagai saksi. Sedangkan penumpang kapal belum kita mintai keterangan," katanya.

Mukson menuturkan, kapal tenggelam ketika dalam perjalanan dari Kubu Padi menuju Kota Pontianak. Atap kapal ambruk, di atas kapal memuat kayu papan mall.

"Kita imbau pemilik usaha serupa jangan mengangkut muatan hingga kelebihan muatan. Termasuk penumpang, jangan mau naik kapal yang syarat akan muatan," pintanya. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.