INILAH.COM, Pontianak - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Barat yang juga Gubernur Kalbar Cornelis,yang akan bertarung kembali dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah provinsi itu belum memastikan akan mengandeng kembali Christiandy Sanjaya, wakilnya saat ini dalam pemerintahan untuk memimpin Kalbar periode 2013-2018.
Ia juga tidak ambil pusing terkait rencana Partai Demokrat Kalbar akan menggunakan sendiri perahunya dalam Pilgub 2012.
“Saya tidak ambil pusing bahkan bisa saja saya menggantikan Christiandy Sanjaya jika tidak mendapat restu dalam pilgub nanti," katanya di Sambas, Jumat (10/2).
Cornelis juga tidak mau mencampuri urusan partai lain, mengingat politik bisa berubah detik per detik dan menit per menit.
“Segala peluang dalam dunia politik bisa saja berubah dan pasangan wakil yang selama ini disinyalir akan mendampingi saya kembali dalam Pilgub 2012 mendatang belumlah bersifat pasti,” ungkap orang nomor satu di Kalbar ini.
Christiandy Sanjaya yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Kalbar duduk sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Provinsi Kalbar dan masih disandingkan menjadi calon wakil Cornelis dalam pemilihan gubernur.
"Semua politik masih abu-abu, dan belum bisa ditebak warnanya apa," katanya.
Walau belum menyebutkan sudah ada nama lain yang akan digandengnya dalam pilgub mendatang, namun Cornelis menegaskan tidak ada yang abadi di politik, karena hanya waktu yang akan menentukan.
Selain itu, semua akan diketahui jika sudah didaftarkan nanti di KPU. Cornelis juga menegaskan, antara dirinya yang merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar dan Ketua Partai Demokrat Kalbar belum pernah membubuhkan tanda tangan tanda sepakat untuk bersama, sehingga apa yang saat ini ada bisa saja berubah.
"Sekarang bisa berubah, tapi pastinya nanti saat didaftarkan dan ditetapkan di KPU," kata Cornelis. [mor]