INILAH.COM, Pontianak - Anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Pontianak, HM. Muhammadiah pesimis program food estate seluas 20 ribu ha yang direncanakan di Kabupaten Pontianak sangat mustahil untuk dilakukan, mengingat hampir menyeluruh status lahan di Kabupaten Pontianak adalah hutan produksi (HP).
"Jadi mustahil itu dilaksanakan di Kabupaten Pontianak. Mau ditempatkan dimana lagi sementara lahannya saja untuk seluas itu sudah tidak ada. Semuanya kebanyakan hutan produksi," tegas dia kepada wartawan Jumat (10/2)
Bahkan, menurut dia, sejumlah kecamatan hampir rata telah banyak dikapling untuk perkebunan, pertambangan dan pertanian rakyat skala kecil.
Ia mencontohkan, mulai dari Sui Kunyit sudah diplotkan untuk pertambangan bauksit dari Antam. Di Sadaniang sawit, kemudian di Toho sawit dan tambang. Begitu pula di Sui Pinyuh. Hingga sampai di Wajok yang telah terhampar perkebunan sawit.
"Jadi sangat tidak mungkin. Ini hanya program sesaat saja untuk menyenangkan hati masyarakat. Ini sama saja untuk politik praktis. Lihat saja sendiri semua lahan sudah dibeli investor untuk sawit," tegas dia.
Ia juga tak menginginkan program food estate ini akhirnya gagal seperti program rice estate seluas 50 ha yang pernah digaungkan. Padahal, dana Rp17 miliar telah dialokasikan namun karena lahannya tidak ada akhirnya batal.
Menurut dia, akan lebih baik pemerintah meningkatkan sektor pertanian rakyat yang sudah ada dengan pola intensifikasi sehingga menambah pendapatan bagi masyarakat.
"Tambah dan tingkatkan lagi sarana dan prasarana seperti pupuk, bibit, saluran irigasi, alsintan hingga penyuluhan," ucapnya.
Kabupaten Pontianak yang beribukotakan Mempawah awalnya memiliki luas 18.171,20 km2 dengan jumlah kecamatan 28. Namun setelah dimekarkan menjadi Kabupaten Landak pada tahun 1999 dan Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2007 sekarang luasnya hanya tersisa 1.276,90 km2 dengan jumlah penduduk 254.409 jiwa (tahun 2008) yang tersebar di 9 kecamatan 60 desa dan 7 kelurahan.
Letaknya di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang, sebelah selatan dengan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak, sebelah Barat dengan Laut Natuna dan sebelah Timur dengan Kabupaten Landak. [mor]