INILAH.COM, Samarinda - Derby antara tuan rumah Persisam Putra menjamu Mitra Kukar di Stadion Segiri 17 Februari merupakan ujian sesungguhnya bagi anak asuh Daniel Roekito (DR) terkait mampu tidaknya bangkit dari kekalahan kandang atas Persela Lamongan Senin (6/2) lalu.
Sekaligus menjadi pertaruhan reputasi DR sebagai salah satu pelatih terbaik di negeri ini.
Jelas tidak ada lagi toleransi dari pecinta sepak bola di Samarinda. Jika sampai kalah di kandang dari tim berjuluk Naga Mekes yang memiliki materi pemain berkualitas di semua lini itu, dipastikan kursi kepelatihan akan ‘digoyang’.
Pasca kalah saat menjamu Persela, porsi libur pemain Persisam dibatasi satu hari. DR kembali menggenjot fisik pemain dalam sesi latihan di Stadion Segiri, Kamis (9/2).
Di lapangan, selain Cristian Gonzales seluruh pemain mengikuti sesi latihan yang dipimpin DR. Seperti biasa, latihan kali ini menerapkan game dengan memanfaatkan seluruh lapangan.
"Latihan kali ini untuk mengembalikan karakter pemain untuk dia main fight, tanggung jawab dan punya kepribadian serta misi," kata DR.
Ia mengungkapkan para pemain hanya diberi libur satu hari. Seharusnya, pemain libur tiga hari seandainya menang saat menjamu Lamongan.
Selain mengembalikan karakter, latihan kali ini mengembalikan fisik pemain yang mulai terkuras. Menghadapi derby, DR belum memutuskan starting line up.
"Bisa saja berubah bisa saja tidak, semua itu tergantung perkembangan di sesi latihan," katanya.
Manajer Persisam Putra Agus Coeng Setiawan menambahkan; "Lawan Mitra Kukar tidak boleh kalah, kemenangan mutlak harus diraih terlebih lagi kita main di kandang.Untuk itulah para pemain langsung digenjot latihan pasca kekalahan dari Persela," imbuhnya.
Ia mengakui, Mitra Kukar merupakan salah satu lawan terberat yang harus dihadapi M Roby dkk di ISL musim ini.
"Kita semua tahu kualitas pemain Mitra Kukar, di semua lini mereka sangat solid, namun apapun alasannya Persisam harus memenangi laga nanti, karena secara materi pemain pun kita tidak kalah dari mereka," jelasnya.
"Kita sudah terlalu banyak kehilangan poin di kandang, laga melawan Mitra Kukar nanti merupakan momen yang tepat bagi para pemain termasuk pelatih untuk menunjukkan kapasitas dan kualitas mereka yang sebenarnya," ungkapnya. [mor]