INILAH.COM, Pekanbaru - Mekanisme Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2013 bisa dipastikan, apakah pemilihan langsung ataupun dikembalikan ke DPRD Riau. Namun, PDIP Riau menyatakan kesiapannya untuk mengikuti apapun mekanisme yang akan ditetapkan.
Tidak hanya itu, PDIP bahkan jauh-jauh hari telah menentukan calon yang akan diusung pada Pilgubri 2013 mendatang yaitu Ketua DPDnya Suryadi Khusaini.
"Untuk PDIP, kita tetap mencalonkan Suryadi Khusaini dalam Pilgubri 2013 mendatang," kata Wakil Ketua PDIP Riau, Almainis ketika dikonfirmasi, Kamis (9/2) , melalui teleponnya.
Almainis yang juga Wakil Ketua DPRD Riau ini menyatakan partai selalu siap terhadap apapun mekanisme yang akan digunakan dalam Pilgubri nantinya. Apakah melalui pemilihan langsung atau dikembalikan ke DPRD Riau yang merupakan perwakilan rakyat.
"Apapun mekanismenya nanti, kita siap mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan," ujarnya.
Almainis juga menyebutkan, untuk memenangkan calon yang diajukan dari PDIP tersebut, mereka tetap akan melakukan koalisi dengan sejumlah Parpol yang ada. Saat ini PDIP memilki 7 kursi di DPRD, sedangkan untuk mengajukan calon dibutuhkan 9 kursi.
Golkar Belum Ada Calon
Jika PDIP sudah menentukan calonnya yang akan maju dalam Pilgubri 2013 mendatang, hal berbeda terjadi dengan Partai Golkar. Partai pemenang Pemilu di Riau tersebut hingga saat belum menentukan calon yang akan diusung.
Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Riau Abu Bakar Sidiq mengatakan kader Partai Golkar banyak yang memiliki potensi untuk maju dalam Pilgubri 2013.
"Calon yang akan kita ajukan dari Partai Golkar akan kita tentukan 6 bulan sebelum Pilgubri 2013 mendatang," ungkapnya ketika dikonfirmasi melalui teleponnya.
Abu Bakar juga menyebutkan untuk pengajuan calon, Golkar sudah melebihi syarat minimal 9 kursi perwakilan yang duduk di DPRD. Golkar saat memiliki kursi terbanyak di DPRD Riau dengan 15 kursi. Meskipun demikian untuk pemenangan calon yang diusung Golkar tetap akan melakukan koalisi.
"Apalagi Golkar ingin mencapai kemenangan secara legitimate dengan menargetkan perolehan suara di atas 50 persen," tuturnya.
Untuk mencapai target tersebut, kata anggota DPRD dari daerah pemilihan Inhu-Kuansing itu, pihaknya telah mulai melakukan pendekatan terhadap beberapa partai. Namun Abu belum mau menyebutkan partai yang akan berkoalisi dengan Golkar.
"Pendekatan sudah mulai kita lakukan, namun kami belum dapat menyebutkan partai yang akan berkoalisi dengan Golkar dan hal tersebut akan ditentukan nantinya," tuturnya.
Sebelum mengajukan calon yang akan diusung Partai Golkar dalam Pilgubri 2013 mendatang, pihakanya terlebih dahulu akan melakukan surve yang berkembang di masyarakat.
"Apakah calon yang diusung dari kader Golkar, eksekutif maupun dari legislatif. Tapi yang jelas Ketua DPD Golkar Riau masuk dalam survei tersebut," jelasnya. [mor]