INILAH.COM, Palangkaraya - Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang mengungkapkan, meskipun pemerintah pusat telah menggeserkan trase jalur Kereta Api Puruk Cahu - Bangkuang.
Namun pengalihan trase tersebut tidak akan mempengaruhi proses lelang jalur KA sepanjang 185 Km tersebut.
Teras Narang yang menggelar jumpa pers di ruang Hasupa menegaskan, jika pembangunan Rel KA di Kalteng tetap berjalan. Meskipun, akan ada rencana pemindahan trase dari rencana semula.
Pemindahan trase tersebut sudah dikoordinasikan antara Pemerintah Provinsi Kalteng bersama dengan Ditjen Perkeretaapian Indonesia.
"Kita sudah melakukan rapat, memang ada pengalihan trase jalur KA, tetapi tidak berpengaruh pada proses lelang," ujarnya.
Selain itu, Teras juga membantah, jika kedatangan ditjen perkeretaapian adalah membahas penembusan jalur KA Kaltim-Kalteng. Karena, yang dibicarakan adalah pemindahan trase jalur agar memudahkan pembangunan Rel KA dan sedikit agak menjauh dari sungai tergantung dengan kedalaman tanah yang dilewati.
Menurut Teras, proses pembangunan Rel KA sendiri sudah berjalan, dan April mendatang para investor yang terdiri dari 4 konsorsium akan mengajukan request for profosal (RFP).
Dari RFP tersebut, nanti akan dilakukan penilaian siapa yang penawarannya paling menguntungkan dan kerjasama bermanfaat untuk Kalteng, kemungkinan akan menang dalam proses lelang.
Dikatakan, pemprov sendiri telah menargetkan awal tahun 2013 mendatang setelah ada pemenang lelang, pembangunan Rel KA tersebut bisa segera dimulai. Pembangunan sendiri diperkirakan akan memakan waktu hingga 2 tahun dengan pengelolaan operasional kerjasama.
"Ini kerjasama antara pemerintah dengan swasta, sehingga dalam operasionalnya ada hitung-hitungan untuk pendapatan asli daerah," ujar Teras.
Rencana pembangunan Rel KA sendiri sudah dimulai sejak tahun 2008, dimana prosesnya sudah berjalan dengan jumlah peserta lelang mencapai 16 perusahaan konsorsium. Setelah melalui berbagai proses, dari 16 perusahaan tersebut tersisa 4 perusahaan yang berhak mengajukan RFP. [mor]