Sabtu, 1 November 2014
Follow Us: Facebook twitter
Convention Hall Bisa Tampung 6.000 Orang
Headline
pelitaonline
Oleh: Koran Kaltim
sindikasi - Rabu, 8 Februari 2012 | 23:20 WIB

INILAH.COM, Samarinda – Pemprov memutuskan membangun Convention Hall Samarinda yang berlokasi di Jalan KH Wahid Hasyim Samarinda.

Langkah awal pembangunan proyek tersebut ditandai dengan pemancangan tiang fondasi perdana oleh Gubernur Awang Faroek Ishak, Wakil Gubernur Farid Wadjdy, Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisal, Walikota Samarinda Syahaari Jaang dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Tan Aspan, Rabu (8/2).

"Samarinda sebagai ibukota provinsi harus dilengkapi dengan fasilitas, karena setiap ada konferensi internasional dan nasional menggunakan sport hall. Jadi, proyek ini kebutuhan dan bukan sesuatu yang muluk-muluk. Seperti GOR Segiri Samarinda itu merupakan gedung olahraga, bukan gedung convention hall," kata Awang di sela-sela ground breaking Convention Hall.

Convention Hall yang akan berfungsi sebagai gedung pertemuan dan pameran milik Pemprov Kaltim ini dibangun di atas lahan seluas 3,4 hektare dengan luas bangunan 24,453 m2.

Perencana proyek adalah PT Nusantara Citra asal Bandung, konsultan manajemen konstruksi oleh PT Griksa Cipta asal Jakarta dan kontraktor pelaksana PT Total Bangun Persada.

Gedung yang akan dibangun dengan gaya arsitektur modern sehingga yang diharapkan dapat menjadi cermin kemajuan teknologi ini tetap memerhatikan kontekstual terhadap lingkungan dan budaya sekitar.

Konstruksi gedung tiga lantai ini memiliki daya tampung 3.000 ribu kursi dan 6.000 orang tanpa kursi terdiri balkon atas 900 kursi, balkon bawah 1.100 kursi, lantai bawah 1.000 kursi. Kemudian exhibition hall di lantai 1 dengan daya tampung 4 ribu kursi serta kapasitas parkir dengan kapasitas 402 roda empat dan 125 kendaraan roda dua.

"Gedung ini bisa dimanfaatkan untuk acara pernikahan. Selain itu ada pameran dan kegiatan konferensi nasional dan internasional. Pengelolaannya juga akan dilakukan secara profesional layaknya Jakarta Convention Center (JCC). Tapi, terpenting saat ini penyelesaian proyeknya dulu. Setelah itu baru kita bicara soal pemanfaatannya," tambahnya.

Dalam kegiatan yang sama, Awang Faroek juga meresmikan 4 proyek pembangunan jalan dan jembatan di Kaltim yang menggunakan dana APBD Kaltim senilai Rp33,56 miliar. Keempat proyek diresmikan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti yakni Jembatan Mangkupadi Asin di Bulungan sepanjang 20 meter dan lebar 9 meter yang dilaksanakan PT Ryantama Citrajarya Abadi dan menghabiskan dana senilai Rp6,7 miliar.

Kemudian pembangunan Jembatan Mangkupadi Tawar di Bulungan sepanjang 45 meter dan lebar 9 meter serta tinggi 5 meter dengan dana senilai Rp8,6 miliar dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Karya Indah Permata, Jembatan Batu Lepok di Kutai Timur sepanjang 60 meter, lebar 6 meter dan trotoar 0,5 meter dengan nilai Rp14,1 miliar dilaksanakan kontraktor PT Waskita Karya serta pelebaran Jembatan PDAM di Balikpapan sepanjang 30 meter dan lebar 7 meter senilai Rp4 miliar dilaksanakan PT Anugrah Jaya Mulia Utama. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA