Kamis, 17 Mei 2012
Follow Us: Facebook twitter
24 Dokter Muda Magang di RSUD Singkawang
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Berita Khatulistiwa
sindikasi - Rabu, 8 Februari 2012 | 22:40 WIB

INILAH.COM, Pontianak - Sebanyak 24 dokter muda, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Tanjungpura, Pontianak, mulai menjalani program internsip di RSUD Abdul Azis Kota Singkawang.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr. Andy Jap, M.Kes, mengungkapkan dari 24 dokter muda tersebut, 21 orang dari UI dan tiga orang dari Untan Pontianak.

“Penerapan program internsip kali kedua di Kalbar sangat membantu akan kebutuhan dokter umum yang saat ini masih menjadi kebutuhan,” katanya di Pontianak, Rabu (8/2).

Ia mengatakan, selain Kota Singkawang, beberapa kabupaten seperti Kabupaten Pontianak, Sambas, Sanggau, Sintang dan Ketapang masih berpeluang menerima penempatan dokter-dokter dari program internsip ini.

Sekretaris Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI), drg. Yudianto, M.Ph, mengatakan pemilihan RSUD Abdul Azis Singkawang karena rumah sakit tersebut telah memenuhi kriteria sebagai tempat praktek para lulusan kedokteran tersebut.

Syarat tersebut, yakni rumah sakit tersebut memiliki sarana dan prasarana pendukung, dilengkapi dengan manajemen rumah sakit seperti keberadaan direktur beserta jajajaran, rumah sakit merupakan tipe C dan D, dan dokter umum yang ditunjuk sebagai dokter pendamping untuk memberikan bimbingan kepada para dokter yang sedang menjalankan program internsip.

“Para dokter yang baru lulus tersebut akan bertugas selama setahun dengan masa magang delapan bulan di rumah sakit dan empat bulan di dua puskesmas yang telah ditunjuk,” jelas Yudianto.

Program internsip ini merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin praktek sebagai dokter yakni mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR). Selain itu, ke-24 dokter tersebut akan bertugas menjadi dokter umum melayani masyarakat di Singkawang dengan metode berbeda.

“Misalnya ketika memberikan pelayanan di rumah sakit, pelayanan yang diberikan lebih bersifat individual. Namun, pada pelayanan kesehatan di puskesmas para dokter dituntut untuk lebih memberikan pendekatan individual serta memberikan penyuluhan mengenai kesehatan dengan sasaran masyarakat secara langsung,” jelas Yudianto.

Ia menambahkan, selama mengikuti program internsip tersebut para dokter muda ini diberikan bantuan biaya hidup tiap bulan Rp1,2 juta dan fasilitas tempat tinggal yang disediakan oleh Pemerintah Kota Singkawang. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.