INILAH.COM, Kendari - Wakil Ketua DPRD Sultra Muh Endang, SA, menduga adanya spekulan yang bermain dibalik kelangkaan semen di Sultra.
Para spekulan tersebut diduga melakukan penimbunan stok semen dalam jumlah besar yang mengakibatkan kelangkaan semen di pasaran.
Sehingga dengan kondisi semen langka seperti saat ini, para spekulan tersebut dengan leluasa menaikkan harga semen.
Menurut Endang, dalam waktu dekat ini DPRD Sultra akan memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra untuk meminta penjelasan terkait penyebab kelangkaan semen dua bulan terakhir ini.
Selain itu, DPRD juga akan melakukan dengar pendapat dengan pihak distributor semen dan Pelabuhan Kendari untuk mencari akar masalah dari kelangkaan itu.
“Nanti kita tunggu laporan dan kita akan turun, apakah memang di distribusi yang bermasalah ataukah memang ada spekulan yang memainkan ini,” ujar Endang di Kendari.
Menurutnya, kasus kelangkaan semen ini mirip dengan kelangkaan solar subsidi. Dimana kuota dan stoknya di depot dan distributor masih tersedia namun terjadi kelangkaan di lapangan.
“Itu sama solar, saya sudah ke Pertamina, itu setiap hari sudah disiapkan 80 persen jumlah truk mobil pakai solar di Sultra disiapkan di situ, tapi tetap juga ada antrean panjang,” katanya tuntas. [mor]