Kamis, 17 Mei 2012
Follow Us: Facebook twitter
65 Ribu Honorer Segera di-PNS-kan
Headline
Oleh: Harian Aceh
sindikasi - Selasa, 31 Januari 2012 | 04:00 WIB

INILAH.COM, Banda Aceh - Sebanyak 65.000 guru honorer segera dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Angka tersebut termasuk 307 guru honor di Aceh.

”Tenaga honorer kategori I yang namanya telah masuk dalam database MenPAN secepatnya akan diangkat menjadi CPNS,” kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Manpan dan RB) Azwar Abubakar saat menerima perwakilan guru honorer di kediamannya, Kota Banda Aceh, Senin (30/1).

Ia mengatakan, Kementerian PAN dan RB saat ini sedang mempersiapkan proses pengangkatan terhadap 65.000 tenaga honorer kategori I di seluruh Indonesia.

Sedangkan untuk tenaga honorer kategori II yang jumlahnya mencapai 600.000 orang di seluruh Indonesia, pengangkatan mereka menjadi CPNS masih ditangguhkan.

“Mereka akan diangkat apabila ada usulan dari bupati/walikota sesuai kebutuhan daerah masing-masing yang disampaikan ke Kementerian PAN dan RB,” kata Azwar.

Terkait nasib guru yang bekerja pada sekolah swasta dan yayasan, lanjut dia, nantinya akan dibuat peraturan tersendiri. “Tapi saya janji akan memperjuangkan aspirasi guru tersebut,” sebut Azwar.

Selain itu, Kemenpan dan RB juga sedang mengusulkan agar ke depan status dosen tidak lagi sebagai PNS.

”Ke depan, dosen akan dikontrak per lima tahun dengan gaji yang besar. Apabila berkinerja baik akan dilanjutkan kontrak dan apabila kinerjanya buruk tidak akan dilanjutkan. Begitu juga tenaga-tenaga pegawai yang dibutuhkan ke depan semua akan dikontrak per tahun dan tidak ada lagi penerimaan PNS,” papar Azwar.

Menurut dia, banyak dosen selama ini tidak bekerja maksimal. Para dosen dinilai lebih mengutamakan tugas di luar dan tugas utamanya digantikan oleh asisten.

“Hal ini tidak hanya terjadi di Aceh, namun hampir berlaku di seluruh Indonesia,” katanya.

Kebijakan moratorium pengangkatan PNS yang dilakukan pihaknya, kata Azwar, untuk menghindari kelebihan pegawai dan menghemat APBN yang selama ini banyak terkuras untuk membayar gaji PNS.

“Pemberlakuan moratorium PNS tahun 2012 menghemat APBN sebesar Rp10 triliun dan Rp2 triliun di antaranya akan digunakan untuk biaya peningkatan kompetensi sejuta PNS yang akan dimulai tahun ini,” katanya.

Kementerian PAN sejak tahun ini juga menghilangkan jabatan eselon 1V dan eselon V. “Nanti yang ada hanya pejabat eselon I, II, dan III,” sebut mantan Wakil Gubernur Aceh ini. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
Ikhsan
Kamis, 2 Februari 2012 | 20:22 WIB
Menpan dan wamenpan alay
pecinta musik
Kamis, 2 Februari 2012 | 09:41 WIB
Saat ini presiden SBY sedang sibuk mengurusi hal yg lebih penting dari pada sekedar teken RPP honorer, yaitu membuat album ketiga yg sangat dibutuhkan oleh masyarakat miskin. Lagu-lagu tersebut akan mampu menghemat BBM, meningkatkan hasil panen para petani, mengusir hama tikus, memberantas korupsi, mengurangi pemborosan oleh DPR, membangun jembatan runtuh, dll. Jadi anda semua jgn khawatir. Begitu Album Manis SBY dirilis, pasti semua masalah pasti akan terselesaikan��LANJUTKAN
daus
Rabu, 1 Februari 2012 | 20:20 WIB
menpan gak jelas ngomongnya beda2 terus disini ngomongnya segera di pns kan dimedia lain ngomongnya mlah lain yang bener yang mana nich
aryo
Rabu, 1 Februari 2012 | 17:30 WIB
kasian sekali nasib guru swasta atau guru yayasan slalu berada di urutan terahir,pada hakekatnya semua berjuang mendidik anak bangsa,kenapa harus di pandang sebelah mata?karna terlalu lama menunggu ahirnya yah...usianya uda kelebihan...
ALIM IHSAN
Rabu, 1 Februari 2012 | 09:30 WIB
Kebijakan pemerintah tentang moratorium PNS Tahun 2012, dan pengangkatan kontrak untuk dosen dan pegawai itu hal yang biasa yang terpenting adalah gimana mensejahterakan aparatur pemerintah,pns atau tenaga kontrak ndak problem.
lubis
Rabu, 1 Februari 2012 | 08:43 WIB
apbn dan non apbn kan cuma beda cra menerima'a aja &toh; semua anggaran pokoknya berasal dri pemerintah tpi mengapa pemerintah masih memendang sebelah mata terhadap honorer II
Selasa, 31 Januari 2012 | 14:52 WIB
enak tenan jadi dosen dpt tunjangan sertifikasi dan proyek milyaran shg tupoksi mengajar diabaikan demi mengejar proyek
nur
Selasa, 31 Januari 2012 | 13:38 WIB
â??Tenaga honorer kategori I yang namanya telah masuk dalam database MenPAN secepatnya akan diangkat menjadi CPNS,â?? kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Manpan dan RB) Azwar Abubakar. "YA ALLAH...Semoga ini betul2 jadi kenyataan....Amin
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.