Sabtu, 19 April 2014
Follow Us: Facebook twitter
Jelang Galungan, Harga Beras Naik
Headline
inilah.com/Dok
Oleh: Fajar Bali
sindikasi - Senin, 30 Januari 2012 | 04:35 WIB

INILAH.COM, Negara - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, harga barang kebutuhan pokok di pasar terjadi fluktuasi harga.

Seperti dari pantauan di Pasar Umum Negara, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Beras misalnya, mengalami kenaikan harga sampai Rp 500. Mulanya Rp 8500 kini menjadi Rp 9000 perkilonya untuk jenis beras putri Bali.

Tak hanya beras, harga gula pasir juga naik, dari Rp 9500 menjadi Rp 10.000 perkilonya. Kenaikan harga tersebut menjadi pengecekan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha ke Pasar Umum Negara, Jumat (27/1) lalu.

Di pasar Negara, Artha mengecek sejumlah pedagang terutama pedagang kebutuhan pokok masyarakat. Kendati terjadi kenaikan harga terutama pada beras dan gula pasir, tetapi tidak bagi harga rempah-rempah, seperti bawang, cabe, merica serta barang rempah lainnya. Harganya justru mengalami penurunan kecil, dalam kisaran Rp100.

Meskipun terjadi fluktuasi harga, tetapi bahan-bahan kebutuhan pokonya kesediaannya masih relative aman.

Kenaikan harga beras, menurut salah seorang pedagang di pasar tersebut, semata-mata disebabkan karena menjelang Hari Raya Galungan.

Menurutnya, bahan pokok, misalnya beras, gula dan minyak goreng harganya memang biasa naik turun, tergantung dari kebutuhan konsumen maupun ketersediaan barang.

Dari pengecekan hari itu, tampak pedagang buah yang menempati los depan Pasar Umum Negara, tidak seramai menjelang Galungan tahun lalu, terutama yang membeli buah interlokal. Saat ini, memang lagi musim buah lokal.

Terkait kenaikan harga, Artha mengatakan kalau kenaikan harga kebutuhan pokok, masih dalam batas kewajaran. Namun yang terpenting kesediaan akan barang-barang kebutuhan pokok masih aman.

Kemudian Artha juga berpesan kepada ke sejumlah pedagang, supaya tidak berspekulasi serta mempermainkan harga barang. Bahkan diingatkan juga jangan sampai pedagang melakukan penyimpanan bahan pokok yang melebihi ketentuan.

Ia berharap Perusda, sebagai pengelola pasar serta instansi terkait, untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.