INILAH.COM, Palembang - Empat rumah dinas dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) di Jalan Al Ghazali, RT5, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Senin (23/1/2012), hangus terbakar. Keempat rumah dinas dihuni oleh Wawan, Arjali, Albar, dan Adam Malik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Ahmad Sani, salah satu saksi mata, mengatakan, kebakaran mulai berlangsung sekitar pukul 09.00, api berasal dari salah satu rumah yang ditinggalkan penghuninya.
“Dari rumah itulah terdengar dentuman keras disertai jilatan api. Penghuni sebelah termasuk kita yang bermukim di lokasi kejadian berhamburan ke luar, panik melihat kejadian itu,” kata Sani.
Sekitar 30 menit kemudian, api mulai merembet melahap empat unit rumah lainnya. Warga kemudian menghubungi petugas Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kota Palembang yang segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas dibantu warga berjibaku untuk memadamkan api. Upaya ini berhasil api pun berhasil dipadamkan sehingga tidak membakar rumah lebih banyak lagi.
“Di lokasi kejadian ini rumah dinas bertingkat dua, tadi itu api membesar ke atas mungkin karena dorongan angin langsung melahap tiga rumah bagian atas dan di sebelahnya. Api belum membakar bagian bawah karena keburu dipadamkan. Tidak ada korban jiwa, saat kejadian penghuni dapat menyelamatkan diri semua. Api sendiri berhasil dijinakkan sekitar pukul 10.30,” ujar Sani.
Warga lainnya, Juli (20), menuturkan, rumah tersebut dihuni oleh dosen Poltek dan Unsri. Saat kejadian dirinya mendengar terikan seorang warga.
“Saat keluar rumah terlihat api sudah menjalar di lantai dua. Saya tidak tahu pasti kejadiannya, tiba-tiba api sudah besar, ” katanya.
Ketua RT05, Ahajib, menambahkan, diduga sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik dari rumah yang baru dihuni nomor 311 C1 kemudian menjalar ke tiga rumah lainya.
Usai api dipadamkan sempat terjadi keributan antarpemilik rumah yang menjadi korban kebakaran. Beruntung keributan ini berhasil diredam oleh warga dan polisi yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek IB I Kompol Sonny Triyanto turun langsung melihat lokasi kejadian. “Kita mengimbau warga yang menjadi korban untuk tidak saling terprovokasi, ini semua musibah. Biarlah polisi yang menyelidiki jika memang ada permasalahan dalam musibah ini,” tegasnya.
Menurut Kapolsek, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. “Tentunya kita akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Apa sengaja dibakar atau tidak sengaja, semuanya akan diproses dan dilakukan pemeriksaan awal. Termasuk memeriksa para saksi yang melihat saat peristiwa kebakaran berlangsung,” kata Iwan seraya mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyebab kebakaran sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali.