Rabu, 30 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Komisi D DPRD TTS Dukung Tindakan PHK Pemda TTS
Headline
inilah.com
Oleh: Erende Pos
sindikasi - Jumat, 6 Januari 2012 | 01:00 WIB

INILAH.COM, Soe – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap kontraktor yang melakukan pekerjaan pembangunan Puskesmas Kota.

Hal itu disampaikan Sekertaris Komisi D DPRD TTS, Uksam B Selan,S.Pi, MA didampingi Wakil Ketua Komisi D, Benyemin Magang,SH kepada wartawan di Soe, Rabu (4/1).

Dia mengatakan langkah yang diambil Sekda TTS, Drs. Salmun Tabun,MSi melakukan PHK terhadap PT. Cahaya Tiara Nusantara, rekanan yang bertangung jawab atas pekerjaan proyek pembangunan lantai II Puskesmas Kota Soe yang menghabiskan anggaran senilai Rp2,6 miliar yang hingga saat ini fisik pekerjaan baru mencapai 20 persen telah sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2009.

“Komisi D DPRD TTS mendukung tindakan eksekusi Pemda TTS yang telah melakukan PHK terhadap kontraktor pelaksana proyek pembangunan lantai dua Puskesmas Kota Soe sebab kontraktor tersebut tidak taat pada kontrak kerja yang dimuat dalam kelender kerja yang di tetapkan KPA Dinas Kesehatan TTS yakni 82 hari kerja sejak Oktober 2011 hingga 31 Desember 2011. Langkah PHK itu sudah tepat agar tidak menimbulkan kerugian besar terhadap Negara dan khusus kepada daerah,”tandasnya.


Sementara itu Direktur Utama PT.Cahaya Tiara Nusantara, Thersius Terisno, yang dikonfirmasi wartawan di lokasi proyek pembangunan lantai dua Puskesmas Kota Soe di bilangan Oebesa, Kelurahan Oekamusa, Kota Soe, Rabu (4/1) sore mengatakan, pihaknya bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Saat pelaksanaan pekerjaan lanjut dia, sesuai kontrak kerja semestinya pelaksanaan pekerjaan mulai dilaksanakan 11 Oktober 2011 lalu, namun pihaknya terkendala dengan sengketa tanah antar dinas tehknis dan pemilik lahan dalam hal ini keluarga selan . Hal itu kata dia, menjadi penghambat pihaknya tidak dapat memulai pekerjaan tepat waktu.

“Di dalam kontrak kerja tidak ada pasal yang mengatur dan menegaskan bahwa jika terjadi keterlambatan pekerjaan pada pembangunan tersebut maka pemda akan melakukan PHK,” katanya.

Meski demikian lanjut dia, pihaknya tetap menerima keputusan Pemkab TTS melakukan PHK atas pekerjaan yang dilaksanakan pihaknya itu.

“Kami sebagai kontaktor pelaksana tetap menerima keputusan itu sebab itu merupakan resiko kerja, tetapi PHK yang dilakukan harus berlaku adil. Kalau tidak berlaku adil, sulit bagi kami untuk menerima proses PHK itu. Kalau saya yang sendiri terlambat kerja tidak masalah saya terima resiko tetapi kalau fakta bahwa masih ada kontraktor lain yang juga sementara bekerja dan tidak di PHK maka saya tidak akan terima PHK tersebut dong,” katanya.

Dia menambahkan, kendala yang dihadapi pihaknya selama melaksanakan pekerjaan selain persoalan sengketa tanah, konsultan pengawas juga melakukan complain atas pemasangan fandasi dengan alasan kedalaman galian fandasi tidak dalam dan tidak sesuai bestek.

Hal itu kata dia, menyebabkan pihaknya berhentikan pelaksanaan pekerjaan dan melakukan perbaikan penggalian.

“Pelaksanaan pekerjaan ulang baru mulai dilakukan kembali pada 17 Desember 2011,” ujarnya.

Dia mengatakan, bila Pemkab TTS menemukan banyak kejanggalan dalam proses pekerjaan, semestinya Pemkab TTS mengggunakan tim penyelesaian masalah dalam hal ini Dinas Kesehatan TTS, bukan serta merta melakukan PHK tanpa ada dasar yang jelas.

“Kami bersedia di PHK jika salah namun harus berlaku adil kami tidak mengelak dan tetap obyektif menerima kenyataan tetapi harus sesuai prosedur karena perhitungan kami proyek tersebut telah mencapai 20 persen,” terangnya.[mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA