Jumat, 25 April 2014
Follow Us: Facebook twitter
Target Pariwisata Tanjungpinang Belum Tercapai
Headline
Foto : Ist
Oleh: Haluan Kepri
sindikasi - Selasa, 29 November 2011 | 22:55 WIB

INILAH.COM, Tanjungpinang - Target dan misi pariwisata Kota Tanjungpinang masih belum tercapai. Arah dan misi konsep pariwisata ibu kota Provinsi Kepri ini masih belum jelas.

Demikian kesimpulan hasil dialog tentang pariwisata dengan tema Mau Dibawa Kemana Pariwisata Kota Tanjungpinang yang diselenggarakan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (29/11).

Dialog pariwisata yang dilaksanakan setiap bulan itu dihadiri Ketua II DPRD Tanjungpinang Mansur Razak, Ketua Komisi II Wan Firman, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang Said Parman, serta para pelaku usaha bidang pariwisata.

Wan Firman lebih banyak menyoroti soal misi dan target pariwisata Tanjungpinang. Katanya, misi pariwisata di Tanjungpinang tidak lagi sesuai dengan keadaan saat ini.

Ia menyebut, arah pariwisata Kota Tanjungpinang masih belum jelas. Sebagai buktinya, sekotor kuliner, kebudayaan dan budidaya mangrove yang diangkat sebagai objek pariwisata hingga kini belum digarap maksimal.

"Pariwisata kita masih belum berjalan baik. Untuk itu, dengan adanya dialog pariwisata ini, kami mengharapkan Dinas Pariwisata dan unsur yang terkait di dalamnya agar bisa melanjutkan program-program yang sudah dibuat," ungkap Wan Firman.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang Said Parman mengakui punya banyak kendala dalam memajukan pariwisata. Di menyebut, hal yang menjadi kendala itu, seperti kualitas SDM yang masih terbatas dan masyarakat Tanjungpinang yang belum sepenuh hati mendukung dan mensukseskan program pariwisata.

Di samping itu, Said Parman juga mengeluhkan masih minimnya infrastruktur, serta masih belum handalnya ketersediaan pasokan listrik dan air.

"Pelabuhan merupakan pintu masuk kota Tanjungpinang dan juga alat-alat transportasinya. Yang kita tahu Penyengat merupakan objek wisata, tetapi untuk menuju kesana alat transportasinya kurang memadai," katanya memberi salah satu contoh.

"Ke depan, kami akan mengangkat situs-situs peninggalan lama yang masih bisa dikembangkan. Kami juga akan mengembangkan wisata bahari," kata Said menyebut program pengembangan pariwisata Tanjungpinang ke depan.

Sementara itu, Guntur Sakti, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kepri mengajak semua stake holder di Tanjungpinang jangan mau kalah dengan kemajuaan dunia pariwisata di negera tetangga, seperti SIngapura dan Malaysia.

"Kita harus mampu menciptakan perbedaan pariwisata dengan daerah lain dan negara lain," katanya memberi motivasi. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.