Kamis, 31 Juli 2014
Follow Us: Facebook twitter
Buaya 3 Meter Ditangkap Polairut Kupang
Headline
foto:ilustrasi
Oleh: Erende Pos
sindikasi - Selasa, 15 November 2011 | 04:30 WIB

INILAH.COM, Oelamasi - Polairut Kupang bersama masyarakat Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Minggu (13/11) berhasil menangkap seekor buaya dari laut Tablolong.

Kepala Polisi Airut Kupang Kombes Pol Purwoko Yudianto, SIK, SH, M. Hum melalui Kasubag Renin Polirut IPTU Efer Harludoni mengatakan, penangkapan buaya laut dengan ukuran sepanjang tiga meter dan lebarnya 80 cm itu ditangkap sekira pukul 13 :15 Wita.


Buaya tersebut berhasil ditangkap setelah diumpan menggunakan seekor Bebek yang diletakkan tak jauh dari permukaan Laut Tablolong.

“Kita mendapat informasi dari masyarakat kalau di laut ada buaya sehingga kita ke sana menggunakan mobil Dalmas,” katanya.

Dijelaskan, proses penangkapan buaya itu membutuhkan waktu cukup lama. Proses penangkapan menggunakan berbagai cara untuk mengumpan agar buaya itu dapat keluar dari persembunyiannya.

Akhirnya setelah menggunakan beberapa cara maka aparat Polairut dibantu warga setempat berhasil menangkap buaya yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah tersebut.

Hingga Minggu (13/11), pihak Polairut belum mengetahui dengan pasti jenis kelamin buaya yang berhail ditangkap itu. Namun pihaknya berencana akan menyerahkan buaya hasil tangkapan di Laut Tablolong itu ke Pemerintah Provinsi NTT agar dapat dipelihara di tempat yang dinilai layak oleh balai konservasi NTT.

“Walaupun hewan ini kita masih amankan disini tapi besok kita akan menyerahkannya kepada pemerintah di bagian SDA,” katanya.

Ditambahkan, selama ini pihaknya telah mendapatkan laporan perihal adanya seekor buaya yang biasanya terlihat sekitar Jembatan Selam Kupang, Ketapang satu dan juga Oesapa. Akibat sering muncul disejumlah tempat

maka masyarakat disekitar lokasi tempat munculnya buaya ini menjadi takut dan resah.

Buaya ini telah muncul di laut Tablolong sejak, Sabtu (12/11) sore saat lomba pancing tradisional akan ditutup. Ketika itu sejumlah warga menunjukkan kepada pekerja pers seekor buaya yang berada di tengah laut yang tak jauh dari bibir pantai.

Namun karena hari jelang malam maka tak ada insan pers yang fokus menaruih perhatian terhadap kemunculan buaya itu. Kendati demikian, masyarakat yang awalnya datang ke Pantai Tablolong untuk mengikuti jalannya acara penutupan lomba mancing tradisional tersebut terlihat bergerombolan di bibir pantai guna menyaksikan kehadiran buaya tersebut.

Sejumlah komentarpun saat itu bermunculan terkait kehadiran buaya itu. Ada yang percaya kalau buaya itu merupakan sosok dari penjaga Pantai Tablolong sehingga tak boleh ditangkap. Sebab dikuatirkan bakal terjadi suatu bencana jika buaya itu ditangkap.

Tapi ada pula yang meminta agar segera dilaporkan kepada aparat berwajib agar bisa segera ditangkap. Seba jika tidak secepatnya ditangkap maka warga kuatir aktifitas melaut mereka jadi terganggu akibat kehadiran buaya itu. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA