Senin, 1 September 2014
Follow Us: Facebook twitter
5 Fraksi DPRD Ungaran Ajukan Mosi Tidak Percaya
Headline
wordpress.com
Oleh: Harian Semarang
sindikasi - Selasa, 27 September 2011 | 06:26 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Ungaran - Lima fraksi pendukung interpelasi, yakni F-PKB, F-PKS, F-PPP, F-PG dan F-NURI mendesak pimpinan DPRD segera agendakan rapat Badan Musyawarah (Bamus), agar usulan interpelasi bisa segera dilanjutkan ke rapat paripurna.

Untuk itu lima fraksi mengancam akan ajukan mosi tidak percaya pada pimpinan dewan. Menurut anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Semarang, Agus Warsito, keputusan tersebut merupakan hasil konsolidasi lima fraksi yang dilaksanakan, kemarin.

Menurutnya, agenda rapat Bamus terkait usulan interpelasi pada 10 Oktober dinilai terlalu lama. Untuk masalah yang urgen seperti ini hendaknya pimpinan dewan mempercepat agenda rapat Bamus, agar bisa segera dilanjutkan ke paripurna untuk memutuskan bahwa interpelasi menjadi usulan lembaga dewan.

“Saya berharap pimpinan dewan tidak perlu menunggu 10 Oktober, karena usulan interpelasi ini termasuk urgen,” kata Agus, saat dihubungi wartawan.

Menurut Agus, pihaknya tidak habis pikir kenapa rapat Bamus tidak segera dilakukan. Sedangkan semua persyaratan usulan interpelasi sudah siap. Untuk itu pihakya berharap pimpinan dewan segera merespon desakan lima fraksi pendukung interpelasi.

Terkait undangan pertemuan refleksi satu tahun pemerintahan Mundjirin-Warnadi, yang diadakan Selasa (27/9) malam di pendopo rumah dinas bupati, Agus menegaskan, lima pimpinan fraksi pendukung interpelasi sudah sepakat tidak akan menghadiri undangan tersebut.

Hal senada diutarakan Ketua Fraksi PPP, Faturachman. Pihaknya setuju tidak menghadiri pertemuan refleksi. Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi bergaining. “Kita menjaga agar tidak ada penilaian seperti itu. Saat ini kami fokus untuk mendesak agar usulan interpelasi segera dibamuskan,” katanya.

Sikap tegas juga diutarakan Anggota Fraksi NURI (Hanura dan PKPI), Kusulistiyono. Menurutnya, kalau agenda rapat Bamus tidak segera dipercepat, maka lima fraksi pendukung interpelasi siap mengajukan mosi tidak percaya pada pimpinan dewan.

Pihaknya mengkhawatirkan, bila bamus tidak segera dilakukan maka akan terjadi upaya penggembosan. “Saat ini sudah ada 26 anggota dewan yang sudah tandatangan dukungan. Kalau kelamaan saya khawatir ada upaya penggembosan,” ujarnya.

Menanggapi desakan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto menyatakan, Bamus akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada 10 Oktober. “Jadwal ini sudah sesuai dengan hasil rapat Bamus yang diikuti fraksi-fraksi dan alat kelengkapan dewan,” katanya. [lal]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
widjayanto gempar
Kamis, 29 September 2011 | 05:01 WIB
Keseriusan Partai Pengusul Hak Interpelasi DPRD Kabupaten Semarang berkaitan dengan MUTASI Jabatan yang patut diduga menyimpang dari aturan,tidak dapat di Pandang Sebelah mata....!!! Terbukti tidak ada satupun Pengusul Hak Interpelasi yang patut disebut sebagai PENGKHIANAT...!!! karena acara terselubung BUPATI yang dikemas REFLEXI 1 Tahun Kinerjanya tanpa Kehadiran para Pengusul...!!! Angkat Topi setinggi tingginya buat ini semua....Salam.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA