Minggu, 21 September 2014
Follow Us: Facebook twitter
DPRD Laporkan Indikasi Korupsi di Pemda Pesawaran
Headline
Ilustrasi
Oleh: Harian Kupas Tumtas
sindikasi - Rabu, 21 September 2011 | 05:25 WIB

INILAH.COM, Lampung Selatan - Perseteruan antara DPRD dan Pemda Pesawaran semakin memanas. Setelah Pemda menarik paksa kendaraan dinas milik beberapa anggota DPRD, kini para wakil rakyat itu membalasnya dengan membongkar berbagai indikasi korupsi.

Sekitar 10 anggota DPRD Pesawaran mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda untuk melaporkan indikasi korupsi beberapa program Pemda dengan nilai miliaran.Ke-10 wakil rakyat itu diantaranya M Nasir (PDIP), Jhony Corne (Golkar), Yuzack (Golkar), Harno Susanto (PKS), Rama Diansyah (PKPB), A Maula (F-PKB), Rudi Sunandar (Gerindra), Sugeng (Demokrat), Feby Arisma (PKB), Supriadi (Hanura), bersama sejumlah ormas dari Pesawaran mendatangi Kejari, Selasa (20/9) sekitar pukul 11.00 WIB.

Beberapa kasus yang dilaporkan tersebut adalah indikasi koprupsi pada pengadaan buku senilai Rp2,727 miliar, pengadaan 1 unit kendaraan dinas Bupati jenis Toyota LC Prado 2.700 CC A/T.TXL 4 WD di Bagian Asset dan Perlengkapan senilai Rp1,130 miliar, pengadaan perlengkapan dan peralatan Kantor Sekretariat Pemda senilai Rp 1,030 miliar, dan pengadaan peralatan gedung kantor Rp1,050 miliar.

Dalam laporan tertulisnya di Kejari, dijelaskan bawah proyek pengadaan buku diduga kuat volumenya tidak menenuhi ketnetuan serta terjadi penyimpangan spesifikasi. Kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Anugerah Buana Indonesia itu, seharusnya total buku yang diterima sekolahan adalah 2.102 buku. Namun kenyataanya hanya 1.100-1.600 buku atau hanya 50% dari kontrak. Selain itu, dalam proses PHO dan FAO proyek ini diduga kuat terjadi penyimpangan.

“Dalam tahapan tender pengadaan buku ini, kami duga kuat terjadi penyimpangan. Seperti perusahaan yang menang, dalam tender itu hanya menempati rangking ke-13 dan skor nilai dokumen penawaran pada urutan 10. Parahnya beberapa dokumen nota dinas pembayaran 100% fiktif,” tegas anggota DPRD Pesawaran, Jhony Corne.

Sedangkan, untuk pengadaan mobil dinas jabatan bupati, terindikasi terjadi mark-up anggaran. Sebab, harga resmi kendaraan itu di Auto 2000 hanya berkisar Rp860-870 juta (Off the road) sementara anggaran yang digelontorkan Pemda Pesawaran mencapai Rp1,130 miliar.

“Untuk dua kegiatan di sekretariat Pemda, terindikasi terjadi mark-up harga barang, volume yang tidak sesuai, duplikasi anggaran pada item barang, bukti pembelian fiktif yang sengaja dibuat agar harga dan volume sesuai dengan anggaran yang disetujui. Terakhir, aset dan perlengkapan tidak dapat menunjukan SPK dan bukti pengadaan barang,” bebernya.

Khusus untuk dugaan korupsi Pengadaan Perlengkapan dan Peralatan kantor Sekretariat pemda Pesawaran senilai Rp1,030 miliyar dan pengadaan peralatan Gedung Kantor Sekretariat Pemda senilai Rp1,050 miliiar, saat ini memang sudah di sidik oleh Kejari Kalianda.

Bahkan, penyidik Kejari sempat memanggil beberapa pejabat Pemda Pesawaran yang berkatan dengan masalah ini yakni Kasubag Perlengkapan di Bagian Perlengkapan Setda Pesawaran yang juga PPATK kegiatan tersebut, Khusnul diperiksa Rabu 12 Juli lalu. Kejari juga sempat memanggil Kabag Perlengkapan Setda Pesawaran,Barma Jasa.

“Penyidikan untuk pengadaan perlengkapan dan Peralatan memang benar telah kita lakukan. Evaluasi hal ini sudah kita lakukan, dan hasilnya sudah kita laporkan ke Kajari. Kita sedang menunggu hasil evaluasi,” ujar Kasi Pidsus Kejari Kalianda, Alberth Simanjuntak.

Menurutnya, pihaknya akan segera mempelajari semua laporan anggota DPRD itu.

“Untuk hal ini saya sangat berterimakasih kepada masyarakat Pesawaran yang dimotori oleh anggota dewan yang mau dan berani bersikap kritis dengan melaporkan indikasi-indikasi korupsi di daerah Pesawaran, dan kami juga sebagai penegak hukum berjanji akan menindak lanjuti laporan ini,” pungkasnya. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA